| Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra bersama Wakil Wali Kota Jeffry Hibatullah secara resmi menutup sekaligus menyerahkan hadiah kepada para juara Final Round Pertamax Turbo MotoPrix Aspira Premio 2026. (Diskominfo). |
Penutupan putaran final kejuaraan balap motor nasional tersebut menandai berakhirnya rangkaian kompetisi yang mempertemukan para pembalap terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.
Selain menjadi ajang perebutan gelar juara, MotoPrix dinilai mampu memperkuat pembinaan olahraga otomotif sekaligus memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah.
Dalam sambutannya, Wali Kota Riyanda Putra mengatakan penyelenggaraan MotoPrix memiliki peran strategis sebagai wadah pembinaan pembalap muda.
Menurutnya, kejuaraan nasional seperti ini menjadi sarana untuk menjaring sekaligus mengevaluasi talenta-talenta potensial yang dapat dipersiapkan menuju level kompetisi yang lebih tinggi.
"Kehadiran pembalap dari berbagai daerah juga menjadi kesempatan berharga bagi pembalap lokal untuk menambah pengalaman, meningkatkan kemampuan, serta memperkuat daya saing di tingkat nasional," ujarnya.
Selain aspek olahraga, Riyanda menilai penyelenggaraan MotoPrix memberikan efek berganda (multiplier effect) terhadap perekonomian masyarakat.
Kehadiran pembalap, ofisial, kru tim, dan ribuan penonton turut menggerakkan sektor perhotelan, kuliner, perdagangan, transportasi, hingga pelaku usaha yang berkaitan dengan industri otomotif di Kota Sawahlunto.
Pemerintah Kota Sawahlunto, lanjutnya, berkomitmen terus mengembangkan Sirkuit Permanen Kandi sebagai pusat kegiatan olahraga otomotif sekaligus destinasi sport tourism di Sumatera Barat.
Pembenahan fasilitas dan peningkatan kualitas penyelenggaraan akan terus dilakukan agar setiap kejuaraan berlangsung semakin aman, nyaman, dan memenuhi standar nasional.
Wali Kota juga mengapresiasi kualitas penyelenggaraan MotoPrix tahun ini yang dinilai semakin tertib dan profesional.
Salah satu indikatornya adalah pengelolaan area lintasan dan penonton yang berjalan dengan baik sehingga balapan dapat berlangsung aman tanpa adanya penonton yang memasuki lintasan selama perlombaan.
Menurut Riyanda, keberhasilan tersebut menjadi modal penting bagi Sawahlunto untuk terus dipercaya menjadi tuan rumah berbagai kejuaraan otomotif berskala regional maupun nasional, sekaligus memperkuat posisi kota itu sebagai salah satu pusat penyelenggaraan event olahraga otomotif di Indonesia. (*)
Pewarta: Marjafri
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »