| Wali Kota Padang Fadly Amran menjadi keynote speaker pada International Conference on the Social Dimensions of Sustainable Development in Southeast Asia (ICSSD-SEA) 2026. (Foto: Prokompin). |
Hadir pada kesempatan itu, Wali Kota Padang Fadly Amran, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdako Padang Didi Aryadi, Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Kota Padang Maihendrizon, Wakil Rektor IV Unand Prof. Henmaidi, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unand Dr. Jendrius, narasumber dari Indonesia, Malaysia, Australia, Thailand, Laos dan peneliti dari berbagai negara, dan tamu undangan lainnya.
Konferensi yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik FISIP Universitas Andalas tersebut menghadirkan narasumber dari Indonesia, Malaysia, Australia, Thailand, dan Laos.
Dalam pemaparannya, Fadly Amran memperkenalkan sejumlah Program Unggulan (Progul) Pemerintah Kota Padang sebagai upaya mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Program unggulan pertama, Padang Juara, difokuskan pada peningkatan kualitas pendidikan melalui berbagai bentuk dukungan bagi peserta didik.
Salah satunya melalui program beasiswa bagi putra-putri Kota Padang untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri, serta pemberian seragam sekolah dan Lembar Kerja Siswa (LKS) gratis bagi siswa dari keluarga kurang mampu.
“Pada tahun ini, Pemerintah Kota Padang mengirimkan sekitar 60 mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan di berbagai universitas di Provinsi Guangdong dan Beijing, Tiongkok. Kami juga berencana mengirimkan mahasiswa untuk menempuh pendidikan di sejumlah universitas di Malaysia," katanya.
Di bidang kesehatan, lanjutnya, Pemerintah Kota Padang menghadirkan Progul Padang Melayani yang mencakup layanan BPJS Kesehatan Gratis, program Dokter Warga, serta BPJS Ketenagakerjaan yang ditargetkan menjangkau 37.000 penerima manfaat dalam empat tahun mendatang.
“Program unggulan lainnya adalah Smart Surau yang berfokus pada pendidikan generasi muda berbasis masjid. Sementara itu, Dubalang Kota bertujuan menghidupkan kembali model kepemimpinan kolaboratif melalui sinergi antara pemerintah, ulama, ninik mamak, dan kaum intelektual," cakapnya.
Mewakili Ketua Panitia ICSSD-SEA 2026, Andri Rusta menyampaikan bahwa konferensi tahun ini menghadirkan para peneliti dari berbagai negara yang mewakili universitas dan institusi masing-masing.
Ia berharap konferensi ini tidak hanya menjadi wadah untuk mempresentasikan hasil penelitian, tetapi juga menjadi ruang untuk bertukar gagasan, membangun kolaborasi, serta memperkuat jejaring akademik di kawasan Asia Tenggara maupun berbagai belahan dunia lainnya. (*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »