| Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menghadiri kegiatan The 6th Annual International Communication Conference (AICCON) 2026 dan Kongres VIII Asosiasi Program Studi Ilmu Komunikasi (Aspikom) Indonesia. (Foto: Diskominfo). |
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Aspikom bekerjasama dengan Departmen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Andalas (Unand) ini mengusung tema “Communication Transformation for Sustainable Communities: Policy, Culture, and Digital Futures”.
Dalam sambutannya, Maigus Nasir menyampaikan bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus memprioritaskan pembangunan sektor pendidikan melalui kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi, termasuk universitas di luar negeri.
"Pemko Padang terus memprioritaskan pembangunan sektor pendidikan melalui kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi, termasuk universitas di luar negeri," kata Wawako.
Ia menyebutkan bahwa tahun ini Pemko Padang memberikan beasiswa kepada 60 mahasiswa kuliah ke China, 16 mahasiswa ke Amerika Serikat, dan 10 mahasiswa ke Malaysia.
"Tahun ini Pemerintah Kota Padang mengirimkan 60 mahasiswa ke China, 16 mahasiswa ke Amerika Serikat, dan 10 mahasiswa ke Malaysia," ujarnya.
Maigus juga memaparkan berbagai program strategis Pemko Padang di sektor pariwisata, di antaranya pencanangan Padang sebagai Gastronomy City, pengembangan Kota Padang sebagai kota destinasi, serta Program Unggulan (Progul) Jelajah Padang yang mengintegrasikan kawasan Kota Tua, Pantai Padang, dan Pasar Raya Padang.
“Kami juga berharap acara ini dapat menjadi media penyebarluasan informasi mengenai Kota Padang yang sedang berproses menuju Kota Gastronomy," tukuknya.
Sementara itu, Ketua Aspikom, Anang Sujoko, menyampaikan bahwa perkembangan teknologi komunikasi harus diimbangi dengan perhatian terhadap nilai-nilai lokal dan isu lingkungan. Menurutnya, konferensi ini menjadi ruang untuk memperkuat kolaborasi akademik dan membahas berbagai tantangan komunikasi di era digital.
Anang juga mengungkapkan Aspikom telah meluncurkan Panduan Kurikulum dan Standar Laboratorium sebagai acuan pengembangan kurikulum dan standardisasi laboratorium program studi ilmu komunikasi di Indonesia.
“Kita perlu mengadopsi teknologi komunikasi, tetapi jangan melupakan lokalitas dan lingkungan. Saya berharap konferensi ini menjadi ruang untuk mendiskusikan berbagai isu tersebut," katanya.
Ketua Departemen Ilmu Komunikasi FISIP Unand, Elva Ronaning Roem, berharap konferensi ini menjadi wadah untuk memperkuat jejaring akademik, pertukaran gagasan, serta mendorong lahirnya kolaborasi penelitian dalam mendukung transformasi komunikasi menuju masyarakat yang berkelanjutan.
“Kami berharap konferensi ini menjadi wadah yang menginspirasi untuk bertukar gagasan, memperkuat jejaring profesional, serta mengembangkan kolaborasi penelitian di masa mendatang," ujarnya. (*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »