| Pada Selasa (4/8/2026), Wali Kota Padang bersama jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang meninjau kondisi SMP Negeri 41 Padang, salah satu sekolah yang mengalami dampak paling parah akibat banjir. (Foto: Diskominfo). |
Pada Selasa (4/8/2026), Wali Kota Padang bersama jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang meninjau kondisi SMP Negeri 41 Padang, salah satu sekolah yang mengalami dampak paling parah akibat banjir.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Yopi Krislova, mengatakan berdasarkan pendataan sementara, terdapat 92 sekolah yang terdampak banjir. Rinciannya terdiri atas 38 taman kanak-kanak (TK) dan PAUD, 1 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), 43 sekolah dasar (SD), serta 10 sekolah menengah pertama (SMP).
"Akibat banjir kemarin kami bersama Pak Wali Kota Padang hari ini meninjau SMP 41. Dari data yang baru kami himpun, ada sekitar 92 sekolah terdampak, yakni 38 TK dan PAUD, 1 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), 43 SD, dan 10 SMP. Hari ini kami meninjau SMP 41 yang kondisinya cukup parah. Sebenarnya sekolah yang mengalami dampak paling berat ada dua, yaitu SMP 41 dan SMP 27," katanya.
Ia menjelaskan, selain melakukan peninjauan, Pemerintah Kota Padang juga terus memantau kondisi sekolah-sekolah lainnya yang terdampak banjir. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas belajar siap digunakan kembali sehingga kegiatan belajar mengajar dapat segera dilaksanakan.
"Kami berharap, seperti yang disampaikan Pak Wali Kota Padang, dalam dua hari ini rampung dibersihkan dan proses belajar mengajar sudah bisa dimulai kembali," ujarnya.
Untuk sementara, kegiatan belajar mengajar di sekolah-sekolah terdampak masih diliburkan. Kebijakan tersebut diambil mengingat banyak tenaga pendidik yang juga menjadi korban banjir dan masih berupaya membersihkan rumah serta lingkungan tempat tinggal mereka.
"Sekolah sementara diliburkan karena masih banyak guru yang juga terdampak banjir. Mereka sedang mengurus rumah masing-masing dan membersihkan sisa-sisa banjir. Mudah-mudahan dalam waktu dekat, bisa besok atau lusa, kita sudah bisa kembali masuk sekolah," cakapnya.
Pemerintah Kota Padang terus berkoordinasi dengan pihak sekolah dan berbagai instansi terkait untuk mempercepat proses pembersihan lingkungan sekolah serta pemulihan sarana dan prasarana yang terdampak. Upaya tersebut diharapkan dapat memastikan kegiatan belajar mengajar kembali berjalan normal tanpa mengurangi kenyamanan dan keamanan peserta didik maupun tenaga pendidik. (*)
Editor: Zamri Yahya, SH.i, WU
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA TERBARU
Anda sedang membaca berita terbaru
Anda sedang membaca berita terbaru
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »