Mizwar Jambak Ungkap Sejumlah OPD yang Belum Sepenuhnya Mengakomodasi Target Pembangunan dalam Usulan Program dan Kegiatan

Mizwar Jambak Ungkap Sejumlah OPD yang Belum Sepenuhnya Mengakomodasi Target Pembangunan dalam Usulan Program dan Kegiatan
Menurut Mizwar Jambak, masih terdapat sejumlah OPD yang belum sepenuhnya mengakomodasi target pembangunan dalam usulan program dan kegiatan. (Foto: Int). 

BENTENGSUMBAR.COM
– DPRD Kota Padang terus mematangkan pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) sebagai dasar penyusunan APBD tahun anggaran mendatang.

Dalam pembahasan tersebut, DPRD menekankan pentingnya seluruh program Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengacu pada target pembangunan yang telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Mizwar Jambak mengatakan pembahasan KUA-PPAS tidak hanya membahas besaran anggaran, tetapi juga mengevaluasi sejauh mana program dan kegiatan yang diusulkan OPD mampu mendukung pencapaian target Pembangunan daerah serta program-program prioritas pemerintah daerah.

Menurutnya, masih terdapat sejumlah OPD yang belum sepenuhnya mengakomodasi target pembangunan dalam usulan program dan kegiatan.

Karena itu, DPRD memberikan berbagai catatan agar dilakukan penyempurnaan sebelum pembahasan dilanjutkan ke tahap berikutnya.

"Dalam pembahasan KUA-PPAS ini kami melihat sejauh mana RPJMD telah diakomodasi dalam program OPD. Kami juga menilai seberapa besar program unggulan dan target pembangunan sudah masuk dalam perencanaan anggaran. Jika masih ada yang belum sesuai, tentu kami meminta OPD untuk melakukan penyesuaian agar selaras dengan arah pembangunan daerah," kata Mizwar Jambak saat diwawancarai pada hari Jumat (31/7/2026).

Ia menjelaskan, seluruh hasil pembahasan bersama OPD selanjutnya akan dibawa ke rapat Badan Anggaran DPRD untuk dibahas bersama pemerintah daerah.

Dari pembahasan tersebut akan dihasilkan kesepakatan yang menjadi dasar penyusunan APBD.

Selain mengevaluasi program pembangunan, DPRD juga memberikan perhatian terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Badan Pendapatan Daerah didorong untuk mengoptimalkan pencapaian target pendapatan yang telah ditetapkan.

BUMD juga menjadi perhatian dalam pembahasan tersebut. Menurut Mizwar, perusahaan daerah yang telah menerima penyertaan modal dari pemerintah diharapkan mampu meningkatkan kinerja sehingga dapat memberikan kontribusi nyata terhadap PAD melalui pembagian dividen. (*)

Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »