Fadly Amran Buka Pelatihan Manajemen Bencana, 60 Anggota KSB Kota Padang Disiapkan Jadi Trainer

Fadly Amran Buka Pelatihan Manajemen Bencana, 60 Anggota KSB Kota Padang Disiapkan Jadi Trainer
Pelatihan Dasar Manajemen Bencana Tahun 2026 yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang di Convention Hall Bukit Lampu, Senin (21/9/2026). (Foto: Tommy). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Padang Fadly Amran membuka secara resmi Pelatihan Dasar Manajemen Bencana Tahun 2026 yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang di Convention Hall Bukit Lampu, Senin (21/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Padang memperkuat kesiapsiagaan dan kapasitas masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana.

Pelatihan manajemen bencana tersebut diikuti Kelompok Siaga Bencana (KSB) Kecamatan Padang Timur. Kegiatan ini diarahkan untuk meningkatkan kemampuan relawan dalam melakukan mitigasi bencana, penanganan awal, hingga membangun koordinasi yang lebih efektif ketika terjadi keadaan darurat di tengah masyarakat.

Fadly Amran menegaskan, keberadaan KSB sangat strategis karena menjadi salah satu ujung tombak Pemerintah Kota Padang dalam menghadapi berbagai ancaman bencana. Karena itu, peningkatan kapasitas KSB tidak cukup hanya melalui keterampilan teknis, tetapi juga membutuhkan keseriusan dan ketelitian dalam melakukan antisipasi serta mitigasi risiko bencana.

“Kota Padang ini memiliki berbagai jenis bencana seperti gempa bumi, hujan ekstrem, banjir, banjir bandang, longsor, dan angin puting beliung. Ketika nanti terjadi suatu bencana, harus terpetakan dengan baik siapa, di mana, dan bagaimana penanganan pertama harus diberikan dan dilakukan,” ujar Fadly Amran.

Menurut Fadly, penguatan kesiapsiagaan bencana merupakan bagian penting dari program unggulan Padang Sigap. Ia meminta seluruh peserta pelatihan benar-benar memahami materi dan menerapkan pengetahuan yang diperoleh sehingga mampu bergerak cepat, tepat, dan terkoordinasi ketika menghadapi situasi kebencanaan.

“Kita harus betul-betul meningkatkan kesiapsiagaan dan kesigapan kita dalam menghadapi bencana, karena ini sesuai dengan program unggulan kita yaitu Padang Sigap. Maka dari itu, amanah yang kita pegang dalam pelatihan ini harus betul-betul dijalankan dengan baik,” katanya.

Fadly juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Komisi III DPRD Kota Padang Helmi Moesim atas dukungan melalui Dana Pokok-Pokok Pikiran (Pokir), sehingga pelatihan manajemen bencana tersebut dapat terlaksana.

“Kita apresiasi Bapak Helmi Moesim yang begitu peduli terhadap seluruh kemajuan pembangunan Kota Padang, dan juga telah banyak berkontribusi terhadap program-program unggulan Pemerintah Kota Padang,” ujarnya.

Helmi Moesim mengatakan, Pemerintah Kota Padang memandang KSB sebagai mitra penting dalam upaya mitigasi dan penanggulangan bencana. Menurutnya, pelatihan tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan kapasitas, memperkuat koordinasi, sekaligus mempertegas peran KSB di tengah masyarakat. 

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang Hendri Zulviton menyebut pelatihan berlangsung selama lima hari hingga 25 September 2026 dan diikuti 60 peserta yang memiliki potensi menjadi pengajar atau trainer dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana.

Pelatihan Dasar Manajemen Bencana ini diharapkan mampu melahirkan KSB yang tangguh, responsif, dan terorganisir hingga tingkat kelurahan. Dengan penguatan kapasitas relawan lokal, Pemerintah Kota Padang berharap ketahanan masyarakat menghadapi gempa bumi, banjir, longsor, cuaca ekstrem, dan berbagai ancaman bencana lainnya semakin kuat, sekaligus mendukung terwujudnya Padang Sigap dan masyarakat yang semakin siap menghadapi bencana. (*) 

Editor: Zamri Yahya, WU

Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »