HEADLINE
Wako Fadly Amran Tegaskan Momentum Idul Fitri Harus Mempererat Hubungan Antara Pemerintah dan Masyarakat    
Minggu, Maret 22, 2026

On Minggu, Maret 22, 2026

Wako Fadly Amran Tegaskan Momentum Idul Fitri Harus Mempererat Hubungan Antara Pemerintah dan Masyarakat
Wali Kota Padang, Fadly Amran, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Padang, Ny. Dian Puspita Fadly Amran. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Usai melaksanakan shalat Ied, Wali Kota Padang, Fadly Amran, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Padang, Ny. Dian Puspita Fadly Amran, menggelar Open House Idul Fitri 1447 H guna menjalin silaturahmi langsung dengan warga Kota Padang, Sabtu (21/3/2026).

Sebelum menyambut warga di kediaman resmi, Fadly Amran bersama Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, terlebih dahulu melakukan kunjungan silaturahmi ke sejumlah unsur Forkopimda Provinsi Sumatera Barat.

Fadly Amran menegaskan bahwa momentum Idul Fitri harus dimaknai sebagai sarana mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

"Hari ini adalah hari kemenangan bagi kita semua. Melalui Open House ini, kami ingin memastikan bahwa pintu rumah dinas wali kota selalu terbuka untuk masyarakat. Inilah saatnya kita saling memaafkan, memperkuat ukhuwah, dan memperkuat tekad untuk mewujudkan kejayaan bagi Kota Padang," ujar Fadly Amran.

Ia juga mengapresiasi antusiasme yang luar biasa dari masyarakat. Sejak pagi, warga dari berbagai penjuru kota sudah memadati area Palanta saling membaur dalam balutan kebahagiaan hari raya.

Terlihat di kesempatan ini turut hadir Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasco Ruseimy, unsur Forkopimda Kota Padang, pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Padang, pimpinan BUMN/BUMD, serta para ASN Pemko Padang, tokoh masyarakat, hingga tokoh lintas etnis dan agama. “Kebersamaan dan keberagaman yang kita lihat hari ini adalah kekuatan dari sinergi dan kolaborasi. Terima kasih kepada seluruh warga Kota Padang yang telah hadir dan selalu menjaga semangat kebersamaan,” pungkas Fadly Amran. 

Sesuai Surat Edaran dari Menteri Dalam Negeri, open house rumah dinas Wali Kota Padang ini juga diisi dengan kegiatan sosial seperti pembagian sembako bagi masyarakat yang membutuhkan. (*)

Pak Presiden Selalu Ada Memimpin Bangkit dari Bencana di Simatera    
Minggu, Maret 22, 2026

On Minggu, Maret 22, 2026

Pak Presiden Selalu Ada Memimpin Bangkit dari Bencana di Simatera
Presiden Prabowo Subianto disambut Gubernur Aceh dan jajaran lainnya. 

BENTENGSUMBAR.COM
-  Tak ada selain Pak Prabowo yang sangat care kepda rekyat di daerah bencana.

"Pak presiden selalu ada memimpin bangkit dari bencana di Simatera, malam tahun baru ke Sumut,  hari pertama 2026 ke Tamiang, kemarin takbiran idul fitri ke Sumut dan shalat ied di Darusalam Tamiang, salut dan membanggakan," ujar banyak warga penyintas bencana Sumatra Minggu 22/3-1026.

Di Sumbar jaringan pemred Sumbar juga mempersiapkan apresian dan terima kasih kepada semua pihak yang komit. 

Selain itu, konsisten bantu Sumbar bangkit dari bencana Banjir Banda 26 November 2025.

"Ya kita bangga atas semua yang peduli, biar semua tertimbun tapi solidaritas selalu kokoh berdiri di puing-puing tanah bencana,"ujar Kordinatoor Pokja Medal Honor dan Ketua Panitia Pelantikan JPS Almudazir, Minggu siang ini.

Medal  Honor didesain khusus dari pengrajin perak di Jogja, dia diberikan kepada 6 tokoh dan 6 lembaga.

"2 April 2026 kita serahkan pada pelantikan Pengurus JPS 2025-2028, soal sia yang menerima tunggu ya pada 2 April itu,"ujar Almudazir. (*)

Forkopimda Sumbar Bersilaturahmi ke Rumah Dinas Ketua DPRD Usai Salat Idulfitri.    
Minggu, Maret 22, 2026

On Minggu, Maret 22, 2026

Forkopimda Sumbar Bersilaturahmi ke Rumah Dinas Ketua DPRD Usai Salat Idulfitri.
Unsur Forkopimda melaksanakan silaturahmi ke rumah dinas Ketua DPRD Sumbar, Muhidi.

BENTENGSUMBAR.COM
-Usai menunaikan Salat Idulfitri di Lapangan Kantor Gubernur Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Sabtu (21/3), unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melaksanakan silaturahmi ke rumah dinas Ketua DPRD Sumbar, Muhidi.

Muhidi mengatakan, keharmonisan hubungan antara unsur pimpinan daerah menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan yang tidak mudah ke depan. “Silaturahmi Idulfitri yang dilakukan oleh unsur Forkopimda sangat penting untuk memperkuat sinergi dan kebersamaan antar lembaga di daerah,” kata Muhidi.

Disebutkannya, momentum silaturahmi Idulfitri ini menjadi bagian penting dalam membangun harmonisasi yang solid antar Forkopimda. Hal ini sangat dibutuhkan untuk menjawab tantangan daerah ke depan yang tidak mudah. 

Ia menambahkan, dengan terjalinnya komunikasi yang baik serta hubungan yang harmonis, koordinasi antar lembaga akan semakin kuat dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan di Sumatera Barat.

Selain menerima kunjungan Forkopimda, Muhidi juga menggelar open house Idulfitri selama dua hari, yakni pada 21 hingga 22 Maret 2026 di rumah dinasnya.

Pada hari pertama open house, tidak hanya unsur Forkopimda, sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat juga tampak hadir untuk bersilaturahmi.

Sementara itu, pada hari kedua, open house dibuka untuk masyarakat umum yang ingin datang bersilaturahmi langsung dengan Ketua DPRD Sumbar.

Dalam kegiatan tersebut, para tamu yang hadir disuguhi berbagai hidangan khas Lebaran, sehingga suasana kebersamaan dan kekeluargaan semakin terasa. Melalui momentum Idulfitri ini, Muhidi berharap nilai-nilai silaturahmi, persatuan, dan kebersamaan dapat terus terjaga, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam membangun Sumatera Barat ke depan. (*)

Gubernur Mahyeldi Gelar Silaturahmi Idul Fitri, Pererat Kebersamaan dengan Masyarakat    
Minggu, Maret 22, 2026

On Minggu, Maret 22, 2026

Gubernur Mahyeldi Gelar Silaturahmi Idul Fitri, Pererat Kebersamaan dengan Masyarakat
Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah bersilaturahmi dengan Kepala Daerah dan pera pejabat. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Usai pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 H, Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menggelar kegiatan silaturahmi (Eid Mubarak) bersama masyarakat di Istana Gubernuran, Padang, Sabtu (21/3/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat hubungan antara Pemerintah Provinsi Sumbar dengan masyarakat dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan. “Pada momentum Idul Fitri ini, kami menggelar silaturahmi bersama masyarakat sebagai bentuk kebersamaan dan rasa syukur setelah menjalani ibadah Ramadan sebulan penuh,” ujar Mahyeldi.

Ia mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momen tersebut sebagai ajang mempererat tali persaudaraan, sekaligus berbagi kebahagiaan dan saling mendoakan. “Silaturahmi ini menjadi kesempatan untuk memperkuat ukhuwah, saling bertukar doa, serta membangun harapan agar Sumatera Barat semakin maju dan sejahtera,” tambahnya.

Gubernur juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat Sumbar, khususnya bagi yang belum berkesempatan hadir secara langsung. “Kami dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan keluarga mengucapkan mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat Sumbar dimana pun berada,” tuturnya.

Menurut Mahyeldi, silaturahmi memiliki banyak manfaat, di antaranya memperkuat hubungan antarsesama (hablumminannas), serta membawa keberkahan dalam kehidupan.

Kegiatan tersebut disambut antusias oleh masyarakat. Salah seorang warga, Fanny Novita, mengaku senang dapat bersilaturahmi langsung dengan Gubernur. “Kami sangat senang bisa bertemu dan bersilaturahmi langsung dengan Gubernur dan keluarga. Suasananya hangat dan penuh kekeluargaan,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda, jajaran Pemerintah Provinsi Sumbar, Pemerintah Kota Padang, tokoh masyarakat, akademisi, perbankan, BUMN, serta masyarakat umum. Kegiatan berlangsung hangat dan penuh kebersamaan, mencerminkan semangat Idul Fitri sebagai momentum mempererat persatuan dan ukhuwah di tengah masyarakat. (adpsb/nov/bud)

Gubernur Mahyeldi Sampaikan Empat Pesan Idul Fitri kepada Masyarakat Sumbar    
Minggu, Maret 22, 2026

On Minggu, Maret 22, 2026

Gubernur Mahyeldi Sampaikan Empat Pesan Idul Fitri kepada Masyarakat Sumbar
Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah ketika memberikan keterangan kepada awak media. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah melaksanakan Shalat Idul Fitri 1447 H/2026 M bersama ribuan masyarakat di Halaman Kantor Gubernur Sumbar, Sabtu (21/3/2026). Pelaksanaan salat Idul Fitri tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur, unsur Forkopimda, jajaran Pemerintah Provinsi Sumbar, tokoh agama, serta masyarakat yang memadati lokasi sejak pagi hari.

Dalam sambutannya, Gubernur Mahyeldi mengajak seluruh umat Islam untuk meningkatkan rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT, sekaligus menjadikan Idul Fitri sebagai momentum mempererat silaturahmi dan memperkuat kepedulian sosial. “Dalam suasana penuh kebahagiaan ini, mari kita tingkatkan rasa syukur kepada Allah SWT, serta menjadikan Idul Fitri sebagai momentum mempererat ukhuwah dan kepedulian terhadap sesama,” ujar Mahyeldi.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur menyampaikan empat pesan penting kepada masyarakat. Pertama, menjaga ketertiban dan keamanan selama pelaksanaan Idul Fitri. Ia mengimbau aparat serta seluruh pihak terkait untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah dan aktivitas masyarakat berjalan aman dan lancar.

Kedua, memperkuat silaturahmi dan kepedulian sosial. Menurutnya, Idul Fitri merupakan momentum saling memaafkan serta berbagi kebahagiaan, terutama kepada masyarakat yang membutuhkan. Ia juga mengajak masyarakat untuk menunjukkan solidaritas dengan membantu saudara-saudara di Palestina. Ketiga, mengutamakan keselamatan dan kesehatan selama perjalanan mudik dan arus balik. Gubernur mengingatkan masyarakat agar tetap mematuhi aturan lalu lintas dan menjaga kondisi fisik selama perjalanan. Keempat, mempertahankan nilai-nilai kebaikan yang telah dibangun selama Ramadan, seperti disiplin, kesabaran, dan kepedulian terhadap sesama. "Jangan sampai kebiasaan baik selama Ramadan hilang setelah Idul Fitri. Mari kita lanjutkan semangat ibadah dan berbagi dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, Gubernur Mahyeldi menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H kepada seluruh masyarakat Sumbar. “Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita dan memberikan keberkahan bagi kita semua,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar Arry Yuswandi yang bertindak sebagai khatib menyampaikan pentingnya menumbuhkan sikap takwa dalam kehidupan sehari-hari sebagai wujud ketaatan kepada Allah SWT sekaligus membangun hubungan harmonis dengan sesama manusia.

Pelaksanaan Shalat Idul Fitri tingkat provinsi tersebut berlangsung khusyuk dan penuh kebersamaan, mencerminkan semangat persatuan dan ukhuwah Islamiyah masyarakat Sumatera Barat. (adpsb/nov/bud)

Debat Panas Prabowo-Najwa Shihab Bikin 'Ngeri-ngeri Sedap' Said Didu: Buka Banyak Topeng    
Minggu, Maret 22, 2026

On Minggu, Maret 22, 2026

Debat Panas Prabowo-Najwa Shihab Bikin 'Ngeri-ngeri Sedap' Said Didu: Buka Banyak Topeng
Mantan Sekretaris Kementerian BUMN yang merupakan tokoh oposisi pemerintahan, Said Didu turut menanggapi momen diskusi antara Presiden Prabowo Subianto dan jurnalis senior, Najwa Shihab.

BENTENGSUMBAR.COM
- Diskusi antara Presiden Prabowo Subianto dan jurnalis senior, Najwa Shihab di kediaman Hambalang, Bogor, menjadi sorotan publik.

Dialog yang awalnya santai berubah memanas saat Nana, panggilan Najwa Shihab, membahas aksi demonstrasi dan isu 'makar'. 

Dalam forum yang dikutip dari siaran pers Badan Komunikasi Pemerintah RI pada Kamis (19/3/2026), Nana melontarkan pertanyaan kritis terkait batas antara kritik terhadap pemerintah dan upaya yang dianggap sebagai pergantian rezim.

"Bapak membaca kritikan-kritikan yang dilontarkan baik oleh pengamat yang bapak sebut tidak patriotik, atau dari orang-orang yang memang kritis terhadap pemerintah, itu semua bermuara pada keinginan untuk regime change bapak presiden?" tanya Nana.

Menanggapi hal itu, Prabowo menegaskan bahwa tidak semua kritik mengarah ke sana. 

Namun, ia meyakini ada sebagian yang memiliki tujuan tersebut. “

"Tidak semuanya, tapi ada. Oh jelas ada," kata Prabowo.

Perdebatan memanas ketika Nana menyinggung pernyataan Prabowo yang sebelumnya menyebut aksi demonstrasi pada Agustus sebagai bentuk 'makar'.

Prabowo pun menegaskan bahwa tindakan seperti pembakaran gedung pemerintah dan penggunaan bom molotov merupakan bentuk kriminal yang tidak bisa ditoleransi.

"Oh jelas Agustus, jelas makar. Dia (pelaku) membakar Gedung DPR, Kantor Gubernur. Institusi pemerintahan mau dibakar, that's makar. Bikin kerusuhan. Bawa bom molotov. Tidak ada LSM yang ribut soal bom molotov. Ada yang protes ga?" jawab Prabowo.

Nana kemudian membantah anggapan bahwa tidak ada reaksi publik terhadap aksi tersebut.

Ia menyebut banyak pihak, termasuk media, yang telah mengecam penggunaan kekerasan dalam demonstrasi.

Pernyataan itu langsung ditanggapi Prabowo dengan nada tegas.

"Oh come on. Jujur buka rekam digitalnya," ucapnya.

Diskusi sempat akan dihentikan oleh Kepala Komunikasi Presiden Hasan Nasbi, namun Prabowo memilih melanjutkan jawabannya.

Ia bahkan menantang agar publik melihat kembali rekam jejak pemberitaan terkait aksi tersebut.

Nana tak berhenti di situ.

Ia menyoroti penangkapan ratusan peserta aksi yang mayoritas disebut berasal dari kalangan mahasiswa dan aktivis.

Ia juga mempertanyakan mengapa pihak yang diduga sebagai provokator atau aktor intelektual di balik kerusuhan belum berhasil diungkap.

Menanggapi hal itu, Prabowo mengakui bahwa pengungkapan dalang di balik peristiwa tersebut masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah.

"Masih ada waktu untuk membuktikan," ujarnya.

Nana pun menutup dengan pernyataan singkat.

"Kami tunggu pembuktiannya, Pak Presiden."

Nana dipuji Said Didu

Sementara itu, Mantan Sekretaris Kementerian BUMN yang merupakan tokoh oposisi pemerintahan, Said Didu turut menanggapi momen tersebut.

Ia menyebut perdebatan antara Prabowo dan Nana sebagai sesuatu yang 'ngeri-ngeri sedap' untuk disaksikan.

Menurut Said Didu, dialog itu membuka banyak hal yang sebelumnya tidak terlihat oleh publik.

"Terima kasih sudah membuka banyak topeng dan publik makin paham bahwa begitulah aslinya," tulisnya dikutip dari X miliknya pada Sabtu (21/3/2026). (*) 

Sumber: Tribun

Menkeu Purbaya Khawatir Ekonomi Melambat Gegara Ini    
Minggu, Maret 22, 2026

On Minggu, Maret 22, 2026

Menkeu Purbaya Khawatir Ekonomi Melambat Gegara Ini
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti pentingnya memperkuat platform lokapasar lokal untuk mengurangi dominasi perusahaan asing dalam ekosistem digital.

BENTENGSUMBAR.COM
- Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengingatkan risiko perlambatan ekonomi Indonesia jika konflik geopolitik global terus bereskalasi, terutama perang yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat (AS) yang telah mendorong lonjakan harga minyak mentah dunia.

Kenaikan harga energi tersebut berpotensi menekan berbagai negara, termasuk Indonesia, dalam menjaga stabilitas ekonomi dan ketersediaan energi.

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, meskipun saat ini permintaan domestik masih kuat, risiko perlambatan tetap terbuka apabila konflik berkepanjangan.

“Walaupun global begitu, tetapi permintaan (domestik) masih kencang. Mungkin (ekonomi) akan melambat kalau (konflik) naik terus. Tetapi saya akan jaga permintaan domestik,” ujar Purbaya di Jakarta.

Meski demikian, ia menilai kondisi perekonomian nasional masih relatif terjaga. Hal ini tercermin dari sejumlah indikator ekonomi serta hasil pemantauan langsung selama periode Ramadan.

Purbaya juga optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2026 dapat mencapai kisaran 5,6%–5,7%.

“Kalau angka terakhir sih pertumbuhan ekonomi bisa 5,6%–5,7%,” kata dia

Di tengah ketidakpastian global, pemerintah mengandalkan penguatan permintaan domestik sebagai penopang utama pertumbuhan. 

Strategi tersebut dilakukan agar ekonomi nasional tidak terlalu bergantung pada faktor eksternal.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan berbagai langkah untuk menjaga stabilitas, mulai dari dukungan kepada sektor swasta, menjaga daya beli masyarakat, hingga mengelola harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi agar tidak terlalu terdampak lonjakan harga minyak dunia.

Pada sisi lain, Purbaya juga menyoroti pentingnya memperkuat platform lokapasar lokal untuk mengurangi dominasi perusahaan asing dalam ekosistem digital.

Ia mengaku tengah mengkaji berbagai opsi untuk menghidupkan kembali perusahaan domestik agar mampu bersaing di pasar dalam negeri.

“Saya lagi pikirkan ada enggak perusahaan domestik yang bisa dihidupkan lagi untuk menjadi kompetisi dari dominasi China,” kata Purbaya.

Menurut dia, pemerintah saat ini juga mempelajari model bisnis lokapasar yang telah berkembang, termasuk yang terintegrasi dengan media sosial seperti Tokopedia dan TikTok.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga daya saing ekonomi nasional di tengah pesatnya digitalisasi perdagangan sekaligus memperkuat struktur ekonomi domestik. (*)