| Pemerintah Kota Sawahlunto menggelar jumpa pers bersama insan pers dan media di Balairung Rumah Dinas Wali Kota Sawahlunto, Selasa (1/9/2026). (Foto: Diskominfo). |
Sejumlah isu daerah menjadi pembahasan, mulai dari kondisi kabut asap, dukungan terhadap kontingen Kota Sawahlunto pada Jambore PKK di Bukittinggi, hingga persiapan pelaksanaan Sawahlunto International Songket Silungkang Carnival (SISSCa) 2026.
Jumpa pers tersebut dihadiri Wali Kota Sawahlunto, Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah, para asisten, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, insan pers di Kota Sawahlunto, serta unsur terkait lainnya.
Terkait kondisi kabut asap, Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra mengatakan pemerintah daerah telah mengambil sejumlah langkah antisipatif, antara lain menerbitkan surat edaran dan meliburkan kegiatan belajar mengajar bagi peserta didik selama dua hari.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kondisi kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak.
“Mudah-mudahan kondisi kabut asap ini tidak berlarut-larut. Pemerintah Kota Sawahlunto terus melakukan pemantauan dan mengambil langkah yang diperlukan sesuai dengan perkembangan kondisi,” ujar Riyanda.
Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota mengajak masyarakat memberikan dukungan dan doa kepada kontingen Kota Sawahlunto yang mengikuti Jambore PKK Tingkat Provinsi Sumatera Barat di Kota Bukittinggi.
Sejumlah anggota kontingen telah diberangkatkan untuk mengikuti berbagai perlombaan dan kegiatan dalam ajang tersebut.
“Mari sama-sama kita doakan perjuangan kontingen kita agar dapat memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama Kota Sawahlunto,” kata Riyanda.
Pembahasan lainnya berkaitan dengan persiapan Sawahlunto International Songket Silungkang Carnival (SISSCa) 2026. Wali Kota mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan agenda pariwisata tersebut.
Menurut Riyanda, pelaksanaan SISSCa tahun ini mendapat dukungan penuh dari Kementerian Pariwisata.
Ia menyebut sekitar 72 peserta akan ambil bagian dalam SISSCa 2026. Peserta dibagi dalam tiga kategori, yakni antardesa dan kelurahan, antar-OPD, serta kategori umum yang dapat diikuti BUMN, swasta, dan peserta lainnya sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.
“Mari kita sukseskan SISSCa 2026 ini bersama-sama. Mudah-mudahan pada tahun-tahun mendatang SISSCa tetap menjadi bagian dari Karisma Event Nusantara di bawah Kementerian Pariwisata,” ujar Riyanda.
Ia berharap SISSCa dapat terus memperkuat identitas budaya Kota Sawahlunto sekaligus menjadi ruang promosi bagi Songket Silungkang agar semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional.
“Semoga Songket Silungkang semakin mendunia dan menjadi ikon yang semakin membanggakan bagi Kota Sawahlunto ke depannya,” katanya.
Untuk mendukung kesiapan pelaksanaan SISSCa 2026, perangkat daerah terkait telah melakukan sejumlah persiapan. Langkah tersebut mencakup rekayasa lalu lintas, penyediaan lahan parkir, pengamanan, kesiapan unsur kesehatan, serta penanganan kebersihan lingkungan sebelum dan setelah kegiatan.
Pemerintah daerah juga menambah ketersediaan tempat sampah di sejumlah titik untuk menjaga kebersihan kawasan selama pelaksanaan kegiatan.
Dengan koordinasi antara pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, dan pihak terkait lainnya, Pemko Sawahlunto berharap SISSCa 2026 dapat berlangsung aman dan tertib sekaligus mendukung promosi pariwisata serta ekonomi masyarakat Kota Sawahlunto. (*)
Pewarta: Marjafri
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »