| Fadly Amran saat menerima audiensi jajaran pengurus LKAAM Kota Padang di Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Rabu (9/9/2026). (Foto: Diskominfo). |
Hal tersebut ditegaskan Fadly Amran saat menerima audiensi jajaran pengurus LKAAM Kota Padang di Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Rabu (9/9/2026). Selain membahas agenda pemelihan kepengurusan, pertemuan ini juga menjadi wadah diskusi strategis untuk memperkuat peran niniak mamak dalam mendukung pembangunan daerah.
Audiensi tersebut dihadiri langsung oleh Ketua LKAAM Kota Padang, Syafril Ulbi Datuak Bagindo Rajo, beserta jajaran pengurus, perwakilan LKAAM kecamatan, hingga perwakilan Kerapatan Adat Nagari (KAN) se-Kota Padang. Turut mendampingi Wali Kota, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Padang Tarmizi Ismail serta Kepala Badan Kesbangpol Kota Padang Syahendri Barkah.
Tidak hanya seputar kesiapan Musda, pertemuan mendalam ini juga menyoroti penguatan peran lembaga adat dalam membendung berbagai persoalan sosial yang marak di tengah masyarakat. Isu-isu krusial seperti peredaran narkoba, tawuran remaja, pekat (penyakit masyarakat), hingga pentingnya pembinaan generasi muda menjadi fokus pembahasan bersama.
Fadly Amran menilai keterlibatan aktif lembaga adat sangat sejalan dengan visi pembangunan Kota Padang yang berlandaskan falsafah agama dan budaya. Ia menegaskan Pemerintah Kota (Pemko) Padang siap memfasilitasi setiap kegiatan LKAAM yang selaras dengan program pembangunan daerah, sekaligus membuka ruang kolaborasi yang jelas antara pemerintah dan para tokoh adat.
“Kita berharap Musda IX LKAAM Kota Padang mengedepankan musyawarah mufakat. Semangat ini sejalan dengan program Sinergi Nagari dan visi pembangunan kita. Penyamaan persepsi antara LKAAM, KAN, pemerintah, dan instansi terkait sangat penting untuk menangani persoalan narkoba, LGBT, hingga tawuran secara efektif dengan tetap menghormati fungsi masing-masing lembaga,” ujar Fadly Amran.
Menanggapi hal tersebut, Ketua LKAAM Kota Padang, Syafril Ulbi Datuak Bagindo Rajo, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas komitmen dan dukungan Pemko Padang. Terkait persiapan Musda IX, pihaknya memastikan panitia telah melakukan perancangan matang dengan menyerap berbagai masukan dari KAN dan LKAAM di tingkat wilayah.
“Alhamdulillah, kami bersyukur Pak Wali Kota dan jajaran terus berjalan bersama niniak mamak se-Kota Padang. Kami berharap Musda ini melahirkan kepengurusan lima tahun ke depan yang mampu memperkuat persatuan lembaga adat, menjalankan fungsi pembinaan anak kemenakan, serta meningkatkan peran niniak mamak dalam pembangunan Kota Padang,” tutur Syafril. (*)
Editor: Zamri Yahya, WU
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »