| Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub Sumbar) Vasko Ruseimy langsung berkoordinasi dengan Wakil Bupati Solok Chandra. (Foto: Budi). |
Dalam koordinasi tersebut, Vasko meminta laporan terkini mengenai kondisi longsor Arosuka, dampak terhadap masyarakat, proses pencarian dan penyelamatan, kondisi akses jalan hingga kebutuhan mendesak di lokasi. Ia menegaskan keselamatan masyarakat dan petugas harus menjadi prioritas utama di tengah kondisi medan yang masih berat.
“Prioritas kita adalah keselamatan masyarakat. Pencarian dan penyelamatan korban harus menjadi perhatian utama, sembari akses jalan terus kita upayakan untuk dibuka,” tegas Vasko di Padang, Selasa dinihari (22/9/2026).
Berdasarkan laporan sementara Wakil Bupati Solok Chandra, material longsor Kabupaten Solok menyebabkan sedikitnya dua akses jalan terputus. Tim gabungan telah bergerak ke lokasi untuk melakukan pembersihan material sekaligus membuka kembali akses yang terdampak bencana.
Situasi di lapangan masih menjadi perhatian karena longsor dilaporkan terjadi dua kali secara beruntun. Material longsor juga berdampak terhadap kantor instansi pemerintahan dan rumah warga. Informasi sementara dari masyarakat menyebutkan dua kendaraan, yakni mobil boks dan minibus, terjebak material longsor.
Hingga laporan tersebut disampaikan, jumlah korban jiwa akibat longsor Arosuka belum diketahui. Tim SAR masih melakukan penelusuran dan pencarian di lokasi. Penanganan juga menghadapi sejumlah kendala, mulai dari medan berat, hujan yang masih turun, listrik padam hingga gangguan jaringan internet yang menghambat komunikasi tim di lapangan.
Melihat kondisi tersebut, Vasko meminta perangkat daerah Pemprov Sumbar segera bergerak memenuhi kebutuhan penanganan darurat. Salah satu dukungan yang dikoordinasikan adalah alat berat jenis long arm untuk membantu membersihkan material longsor dan membuka kembali akses jalan yang terputus.
Selain alat berat, Pemprov Sumbar juga mengupayakan dukungan sumber listrik serta jaringan internet portabel untuk menunjang pencarian dan penyelamatan. Vasko meminta BPBD dan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Provinsi Sumbar segera mengoordinasikan penurunan peralatan sesuai kebutuhan di lokasi.
Tak hanya fokus membuka akses, Vasko juga meminta Pemkab Solok mengantisipasi kemungkinan longsor susulan dengan membantu masyarakat di kawasan rawan untuk mengungsi ke lokasi aman. Pemprov Sumbar akan terus berkoordinasi dengan Pemkab Solok, Tim SAR, BMKG dan unsur terkait agar penanganan bencana longsor di Arosuka berlangsung cepat, terkoordinasi dan tetap mengutamakan keselamatan warga serta petugas. (adpsb/budi)
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »