| Arry Yuswandi usai menghadiri penutupan MTQ Nasional XXXI di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Semarang. (Foto: Budi). |
Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat (Sekda Sumbar) Arry Yuswandi menegaskan, evaluasi terhadap kinerja Kafilah Sumbar harus dilakukan secara menyeluruh. Menurutnya, setiap hasil yang diperoleh di MTQ Nasional 2026 perlu dijadikan bahan untuk memperkuat pembinaan dan meningkatkan kualitas peserta Sumbar pada kompetisi Al-Qur’an tingkat nasional berikutnya.
Pernyataan tersebut disampaikan Arry Yuswandi usai menghadiri penutupan MTQ Nasional XXXI di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Semarang. Tidak menunggu waktu lama, Arry langsung memimpin rapat koordinasi bersama Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Sumbar Edi Dharma Syafni, Kabag Bina Mental Spiritual Marwansyah, official Kafilah Sumbar, serta jajaran Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Sumbar.
“Kita perlu melakukan evaluasi. Semua kelemahan kita pada tahun ini akan kita lakukan perbaikan-perbaikan untuk persiapan MTQ Nasional tahun depan,” ujar Arry Yuswandi.
Arry menilai, evaluasi tidak boleh berhenti pada pencatatan hasil perlombaan. Berbagai aspek mulai dari pola pembinaan, kesiapan peserta, kualitas pelatih, pemetaan cabang lomba hingga strategi menghadapi persaingan antardaerah perlu dikaji agar pembinaan Kafilah Sumbar semakin terarah dan berkelanjutan.
Karena itu, Arry meminta LPTQ Sumbar segera menggelar rapat kerja untuk menindaklanjuti hasil MTQ Nasional XXXI. Langkah tersebut dinilai penting agar pembinaan calon peserta MTQ Nasional 2027 dapat dilakukan lebih awal dengan program yang terukur dan sesuai kebutuhan masing-masing cabang.
“Kita minta LPTQ Sumbar segera melaksanakan rapat kerja untuk mengevaluasi hasil MTQ Nasional tahun ini,” tegasnya.
Meski belum berhasil membawa pulang gelar juara umum, Kafilah Sumbar tetap mencatat sejumlah prestasi pada MTQ Nasional 2026. Salah satu capaian menonjol diraih Ari Saputra Rahmadani yang berhasil meraih Juara II Golongan Kaligrafi Digital Putra.
Selain itu, sejumlah peserta Sumbar juga berhasil menembus jajaran juara harapan. Dzakiyah Talita Sakhi meraih Harapan I Golongan 1 Juz Tilawah Putri, Muhammad Hafzan meraih Harapan I Golongan Kaligrafi Dekorasi Putra, dan Siti Nur’aini meraih Harapan I Golongan KTIQ Putri. Sementara Fahmil Quran Putri berhasil meraih Harapan II.
Prestasi lainnya dicatat Hamda Sakhia Dahlan sebagai Harapan II Golongan Tartil Putri, Rindu Annisa sebagai Harapan II Golongan Kaligrafi Kontemporer Putri, Syarhil Putri sebagai Harapan II, serta Sri Rahma Yul Insani yang meraih Harapan III Golongan Kaligrafi Digital Putri.
Dengan capaian tersebut, Sumbar memiliki sejumlah modal penting untuk memperkuat pembinaan menghadapi MTQ Nasional XXXII Tahun 2027 di DKI Jakarta. Waktu persiapan yang masih tersedia diharapkan dapat dimanfaatkan untuk melakukan pembinaan secara lebih intensif dan memetakan potensi peserta sejak dini.
Sementara itu, MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 secara resmi ditutup Menteri Agama RI Nasaruddin Umar di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Semarang. Penutupan ditandai dengan pemukulan bedug oleh Menteri Agama dan dimeriahkan tari kolosal yang menampilkan keberagaman budaya dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam hasil akhir MTQ Nasional XXXI, Kalimantan Timur ditetapkan sebagai juara umum, disusul Jawa Tengah di posisi kedua dan DKI Jakarta di posisi ketiga. Setelah Semarang menjadi tuan rumah MTQ Nasional 2026, penyelenggaraan MTQ Nasional XXXII Tahun 2027 selanjutnya akan berlangsung di DKI Jakarta.
Menteri Agama Nasaruddin Umar mengapresiasi pelaksanaan MTQ Nasional XXXI yang berlangsung tanpa kendala teknis maupun nonteknis yang berarti. Ia menegaskan, semangat MTQ tidak seharusnya berhenti ketika kompetisi berakhir, tetapi harus dilanjutkan dengan upaya membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah kehidupan masyarakat.
Pesan tersebut menjadi relevan bagi Sumatera Barat dalam menyusun agenda pembinaan ke depan. Evaluasi MTQ Nasional 2026 dan persiapan menuju MTQ Nasional 2027 diharapkan mampu melahirkan pola pembinaan yang semakin kuat, memperluas ekosistem pembelajaran Al-Qur’an, memanfaatkan teknologi secara bijak, sekaligus meningkatkan prestasi Kafilah Sumbar di tingkat nasional. (adpsb/Budi)
Editor: Zamri Yahya, WU
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »