Nyawa Anak Padang Ditaruhkan? Ketua DPRD Muharlion Tegaskan SPPG Jangan Main-Main Soal Keracunan Makanan!

Nyawa Anak Padang Ditaruhkan? Ketua DPRD Muharlion Tegaskan SPPG Jangan Main-Main Soal Keracunan Makanan!
Ketua DPRD Padang Muharlion minta pengelola SPPG dan tenaga gizi ketat awasi makanan anak sekolah. Lalai sedikit, ancaman keracunan dan izin dicabut!. (Foto: Int). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Padang, Senin, 21 September 2026.

Ia menegaskan agar pengelola tidak lalai dalam menjaga kualitas, kebersihan, dan ketepatan waktu penyajian makanan. Ceroboh sedikit, nyawa anak-anak bisa melayang dan investasi jutaan rupiah terancam amblas! 

"Lewat Jam Sedikit, Makanan Bisa Jadi Racun!"

Muharlion menekankan bahwa pengelolaan SPPG tidak boleh dilakukan secara asal-asalan. Timing penyajian dari dapur hingga sampai ke tangan siswa adalah krusial.

"Berhati-hati menyajikan makanan atau timing waktu dari memasak sampai pengantaran. Karena di situ ada jamnya. Kalau sudah lewat jam, bisa keracunan anak-anak. Ini yang penting!" tegas Muharlion.

Tak hanya soal waktu, ia juga menuntut ketersediaan bahan baku yang steril dan sesuai standar ketat. Pengawasan melekat dari Kepala SPPG dan tenaga gizi hukumnya wajib.

Ancaman Izin Dicabut: Investor Rugi, Anak-Anak Trauma

Muharlion mengingatkan para investor SPPG di Padang untuk tidak mengabaikan prosedur ketat demi mengejar keuntungan semata. 

Jika ditemukan pelanggaran fatal hingga menyebabkan kasus keracunan, kelalaian tersebut berujung pada sanksi suspen hingga pencabutan izin resmi.

Yaitu:

Aset Terancam: Modal belum kembali, bisnis sudah gulung tikar akibat izin dicabut.

Dampak Mental Anak: Anak-anak yang menjadi korban tidak hanya menderita secara fisik, tetapi juga mengalami trauma psikologis jangka panjang.

"Ujung-ujungnya yang rugi adalah para investor. Kalau disuspen atau dicabut izinnya, belum balik modal sudah ditutup. Tapi yang paling kasihan adalah anak-anak kita yang jadi korban. Trauma itu dampaknya besar," tambah Muharlion. (*) 

Pewarta: Zamri Yahya, WU

Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »