| Wali Kota Pariaman, Yota Balad, secara resmi melepas keberangkatan 20 atlet bela diri terbaik daerah untuk bertarung di ajang bergengsi tersebut. (Foto: Diskominfo). |
Berlangsung penuh khidmat di halaman Balaikota Pariaman pada Senin (7/9/2026), Wali Kota Pariaman, Yota Balad, secara resmi melepas keberangkatan 20 atlet bela diri terbaik daerah untuk bertarung di ajang bergengsi tersebut.
Atmosfer optimisme membuncah saat prosesi pelepasan. Dalam kesempatan itu, Wali Kota Pariaman tampak didampingi langsung oleh jajaran pelatih kawakan Tarung Derajat Kota Pariaman, Jhon Erinal dan Watidar Nelly, serta Ketua KONI Kota Pariaman, Edison TRD, yang siap mengawal perjuangan para petarung muda.
Dengan dada membusung dan sorot mata penuh keyakinan, para atlet siap mengibarkan bendera kemenangan.
Wali Kota Yota Balad memberikan orasi pembakar semangat agar seluruh atlet mengeluarkan kemampuan terbaiknya dan tidak gentar menghadapi lawan dari daerah mana pun di Sumatera Barat.
"Atas nama Pemerintah Kota Pariaman, kami sangat bangga melepas para atlet muda potensial ini. Jadikan ajang Kejurprov ini sebagai pembuktian dari hasil latihan keras dan berdarah-darah selama ini. Bertandinglah dengan menjunjung tinggi nilai sportivitas, jaga nama baik daerah, dan bawa pulang kehormatan serta prestasi terbaik untuk Pariaman," imbau Yota Balad membakar mental bertanding.
Lebih lanjut, Yota menekankan bahwa kemenangan memang menjadi target utama dalam sebuah kejuaraan.
Namun, menurutnya, pembentukan mental baja dan menjaga kehormatan daerah adalah nilai tertinggi yang wajib dipegang teguh oleh para petarung Tarung Derajat Kota Pariaman.
"Menang adalah target, namun mental juara dan kehormatan adalah yang utama. Tarung derajat bukan sekadar olahraga fisik, melainkan olahraga yang membutuhkan tingkat disiplin tinggi, keberanian melampaui batas, mental baja, dan rasa hormat yang mendalam kepada lawan maupun pelatih," tegasnya.
Pada gelaran Kejurprov Pelajar Sumbar tahun 2026 ini, Kontingen Kota Pariaman tampil tidak main-main.
Sebanyak 20 atlet pilihan hasil seleksi ketat dipastikan akan turun menginvasi 25 kelas pertandingan yang dilagakan.
Menariknya, para ksatria yang diutus ini merupakan deretan pelajar bertalenta lintas jenjang pendidikan di Kota Pariaman, mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA)/sederajat, yang siap membuktikan bahwa Pariaman adalah gudangnya petarung tangguh dan berprestasi. (Wi/Fad/At).
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »