Tak Sekadar Berita, Ramlan Nurmatias Minta Pers Bukittinggi Gali Sejarah dan Kawal Pembangunan

Tak Sekadar Berita, Ramlan Nurmatias Minta Pers Bukittinggi Gali Sejarah dan Kawal Pembangunan
Ketua PWI Sumbar Serahkan Buku Karya Anggota PWI kepada Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias. (Foto: Firdaus Abie). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias mengajak insan pers yang bertugas di Kota Bukittinggi tidak hanya menjalankan fungsi pemberitaan, tetapi juga ikut mengawal pembangunan, meningkatkan kesadaran masyarakat, serta menggali kembali sejarah perjuangan yang melekat kuat dengan kota tersebut.

Ajakan itu disampaikan Ramlan Nurmatias saat bersilaturahmi dengan Pengurus PWI Sumatera Barat (Sumbar) dan Pengurus PWI Bukittinggi, Jumat (11/9) malam. Pertemuan tersebut berlangsung beberapa jam setelah pelantikan Pengurus PWI Bukittinggi.

Menurut Ramlan, pers memiliki peran strategis dalam mendorong kemajuan daerah. Karena itu, wartawan diharapkan tidak sekadar menyampaikan informasi, tetapi juga dapat memberikan kontribusi melalui pemberitaan yang mendorong masyarakat dan pemerintah bergerak menuju kondisi yang lebih baik.

“Tidak hanya sekadar memberitakan, tetapi turut berkontribusi mengawal pembangunan kota dan meningkatkan kesadaran warganya menuju ke arah yang lebih baik,” kata Ramlan.

Ia menilai Bukittinggi memiliki kekayaan yang tidak hanya berasal dari sektor pariwisata, kuliner, dan keindahan alam. Kota wisata tersebut juga menyimpan berbagai catatan penting dalam perjalanan sejarah perjuangan bangsa Indonesia yang perlu terus diperkenalkan kepada masyarakat.

“Kota kecil ini bernilai besar dalam sejarah perjuangan bangsa, dari Bukittinggi lalu berlanjut ke Halaban dan sekitarnya untuk mempertahankan dan menyampaikan kepada dunia bahwa Indonesia masih ada,” ujarnya.

Ramlan menyebut, perjuangan Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) menjadi salah satu bagian penting dari sejarah Bukittinggi. Selain itu, berbagai peristiwa bersejarah lainnya juga pernah berlangsung di kota tersebut, termasuk sejarah awal kehadiran Polisi Wanita (Polwan).

“Sangat banyak peristiwa sejarah ada di Bukittinggi, belum semuanya diketahui atau dipahami secara baik dan benar oleh banyak orang,” katanya.

Karena itu, Ramlan mengajak wartawan, khususnya anggota PWI yang bertugas di Bukittinggi, untuk terus menggali berbagai catatan sejarah tersebut dan menuliskannya kembali dalam bentuk karya jurnalistik yang mudah dipahami. Menurutnya, langkah itu penting agar generasi sekarang maupun generasi mendatang dapat mengenal sejarah Kota Bukittinggi secara lebih baik.

Dalam kesempatan tersebut, Ramlan juga menyampaikan rencana Pemerintah Kota Bukittinggi untuk membantu dan memfasilitasi pembenahan Sekretariat PWI Bukittinggi. Dukungan itu diharapkan dapat menunjang aktivitas organisasi sekaligus memberikan ruang bagi insan pers untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalismenya.

Silaturahmi tersebut turut dihadiri Ketua PWI Sumbar Widya Navies, Sekretaris PWI Sumbar Firdaus Abie, Wakil Ketua Bidang Organisasi Sawir Pribadi, Wakil Ketua Bidang Pembinaan Daerah Romi Delfiano, Ketua IKWI Sumbar Erlina Rivai beserta pengurus, serta Ketua PWI Bukittinggi Asrial Gindo dan jajaran pengurus.

Hadir pula Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi Rismal Hadi, Kepala Dinas Kominfo Bukittinggi Asrar Fernando, serta Direktur Utama PDAM Bukittinggi Alfitra, SE. Pertemuan berlangsung dalam suasana silaturahmi dan menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan insan pers dalam mendukung pembangunan Kota Bukittinggi. (*) 

Editor: Zamri Yahya, WU

Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »