Unik! Wakil Ketua DPRD Padang Mastilizal Aye Gelar Reses di Lapangan Sepak Bola

Unik! Wakil Ketua DPRD Padang Mastilizal Aye Gelar Reses di Lapangan Sepak Bola
Kegiatan reses tersebut dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Yudha Sakti, 133 Kompi Batalyon Air Tawar, Padang, pada Minggu (6/9/2026). (Foto: BIM). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Mastilizal Aye, S.H., menggelar reses masa sidang I tahun 2026 dengan konsep yang terbilang unik.

Jika biasanya agenda penyaringan aspirasi dilakukan di ruang pertemuan atau aula kantor camat, legislator ini justru memilih turun langsung ke lapangan hijau untuk menemui warga.

Kegiatan reses tersebut dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Yudha Sakti, 133 Kompi Batalyon Air Tawar, Padang, pada Minggu (6/9/2026). 

Langkah ini sengaja diambil untuk menjangkau serta mendengarkan secara langsung aspirasi dari para pelaku dan insan sepak bola di Kota Padang.

Puluhan pemangku kepentingan olahraga tampak memadati area kegiatan. Kehadiran peserta didominasi oleh para pengurus Sekolah Sepak Bola (SSB), atlet, pelatih, official, hingga kelompok masyarakat pecinta olahraga si kulit bundar tersebut.

Mastilizal Aye menegaskan bahwa memilih lokasi di luar ruangan merupakan langkah agar interaksi terasa lebih tepat sasaran.

Menurutnya, masalah sepak bola harus ditinjau langsung di tempat ekosistem itu tumbuh dan berkembang.

“Reses ini memang tugas kita sebagai anggota DPRD untuk menjemput aspirasi masyarakat. Tapi saya sengaja datang ke lapangan, karena sepak bola ya tempatnya di lapangan. Kita ingin mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan SSB, pelatih, atlet, dan insan sepak bola,” ujar Mastilizal Aye.

Ia menyoroti bahwa Kota Padang sejatinya tidak pernah kehabisan talenta muda potensial. Banyak anak-anak daerah yang memiliki bakat alami, namun pengembangannya kerap terhambat akibat minimnya fasilitas pendukung serta tidak tersedianya ajang kompetisi yang rutin dan terstruktur.

Oleh karena itu, Aye mendorong agar SSB di Padang tidak sekadar dijadikan tempat pengisi waktu luang bagi anak-anak pada sore hari. 

SSB harus didorong menjadi bagian utama dari sistem pembinaan atlet profesional yang berjenjang, terukur, dan berkelanjutan.

“Kita punya banyak anak-anak berbakat. Jangan sampai bakat mereka berhenti hanya karena tidak ada fasilitas, tidak ada kompetisi, atau pembinaannya tidak berkelanjutan. Anak-anak ini adalah aset Kota Padang yang harus kita siapkan sejak usia dini,” tegasnya.

Selain melahirkan atlet berprestasi, pembinaan olahraga yang masif juga dinilai efektif sebagai benteng pencegahan kenakalan remaja.

Semakin banyak anak muda yang disibukkan dengan kegiatan positif di lapangan, semakin kecil pula risiko mereka terjerumus ke dalam perilaku negatif.

Di akhir penyampaiannya, politisi senior ini mengajak seluruh pihak untuk berkolaborasi membenahi ekosistem olahraga di daerah.

Upaya memajukan sepak bola Padang menurutnya butuh sinergi erat antara pemerintah daerah, DPRD, PSSI, pengurus klub, peran orang tua, hingga dukungan dari dunia usaha. (BIM) 

Editor: Zamri Yahya, WU

Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »