Yusri Latif Tantang Pemko Padang: Jangan Setengah Hati Benahi Pasar Bandar Buat

Yusri Latif Tantang Pemko Padang: Jangan Setengah Hati Benahi Pasar Bandar Buat
Anggota DPRD Kota Padang Yusri Latif, S.HI., dan Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang Fizlan Setiawan, S.STP., M.M., dalam suatu pertemuan. (Foto: Pajok). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Anggota DPRD Kota Padang Yusri Latif, S.HI menantang Pemerintah Kota Padang serius membenahi kondisi Pasar Bandar Buat, Kecamatan Lubuk Kilangan. Persoalan pedagang kaki lima (PKL) dan kendaraan yang parkir sembarangan dinilai menjadi penyebab utama kesemrawutan kawasan pasar yang berada di jalur utama Padang-Solok tersebut.


Tantangan itu disampaikan Yusri menyikapi rencana Dinas Perdagangan Kota Padang menata kembali kawasan Pasar Bandar Buat. Salah satu rencana yang disiapkan Pemko Padang adalah menjadikan pelataran parkir sebagai sentra kuliner malam setelah para pedagang direlokasi ke blok dan petak yang tersedia di lantai dasar maupun lantai dua.


“Jika Pemko serius, kita juga akan serius mengawal ini. Kenapa saya tantang untuk serius, karena selama ini kesannya masih separuh hati. Beberapa kali penertiban PKL, faktanya sampai kini tidak mengubah keadaan,” kata Yusri, Jumat (11/9/2026).


Ketua Fraksi PKB-Ummat DPRD Kota Padang dari daerah pemilihan Pauh dan Lubuk Kilangan itu menilai persoalan Pasar Bandar Buat tidak bisa diselesaikan hanya dengan penertiban sesaat. Menurutnya, diperlukan penataan yang konsisten agar aktivitas pedagang, parkir, dan pengunjung dapat berjalan tertib tanpa mengganggu arus lalu lintas.


Rencana tersebut dibenarkan Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang Fizlan Setiawan, S.STP., M.M. Ia mengatakan, penataan pelataran parkir menjadi sentra kuliner malam akan dilakukan setelah pedagang dikembalikan ke blok dan petak yang tersedia di dalam bangunan pasar.


“Ya, tentunya setelah para pedagang kita relokasi kembali ke blok dan petak-petak yang berada di lantai dasar maupun di lantai dua,” ujar Fizlan, Jumat (11/9/2026).


Fizlan menjelaskan, penataan Pasar Bandar Buat merupakan bagian dari upaya Pemko Padang mengurai berbagai persoalan yang selama ini membuat kawasan tersebut terlihat semrawut. Dua masalah utama yang menjadi perhatian adalah PKL yang berjualan tidak pada tempatnya serta kendaraan yang parkir di bahu jalan.


“Parkir dan PKL adalah dua momok yang jadi pemicu kesemrawutan wajah Pasar Bandar Buat. Setelah benar-benar ditata, kita berharap tidak ada lagi PKL yang berjualan di sembarangan tempat, tidak ada lagi kendaraan yang parkir di bahu jalan,” katanya.


Untuk mendukung penataan itu, Dinas Perdagangan akan melakukan pengaspalan ulang pelataran parkir guna memperbaiki sejumlah kerusakan ringan. Pemko Padang juga berencana memindahkan kontainer sampah di sekitar tugu yang selama ini dinilai mengganggu kenyamanan pengunjung pasar.


Selain itu, pembenahan akan dilakukan pada sejumlah fasilitas pendukung. Dinas Perdagangan menyiapkan pembangunan kanopi bagi pedagang di lantai dua, perbaikan saluran drainase, serta pembenahan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Pasar Bandar Buat. 


Yusri Latif yang juga Ketua DPC PKB Kota Padang ini menegaskan siap mengawal seluruh proses tersebut agar rencana penataan benar-benar terealisasi dan mampu menjadikan Pasar Bandar Buat lebih tertib, nyaman, dan representatif bagi pedagang maupun masyarakat. (Pajok) 


Editor: Zamri Yahya, WU

Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA TERBARU
Anda sedang membaca berita terbaru
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »