Bupati Jon Firman Pandu Buka Alek Buru Babi di Nagari Kuncia, Tradisi Minangkabau yang Perkuat Silaturahmi!

Bupati Jon Firman Pandu Buka Alek Buru Babi di Nagari Kuncia, Tradisi Minangkabau yang Perkuat Silaturahmi!
Bupati Solok, Dr. (HC) Jon Firman Pandu, S.H., secara resmi membuka kegiatan Alek Buru Babi di Nagari Kuncia, Kabupaten Solok, Minggu (11/10/2026). (Foto: Oktryoni). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Bupati Solok, Dr. (HC) Jon Firman Pandu, S.H., secara resmi membuka kegiatan Alek Buru Babi di Nagari Kuncia, Kabupaten Solok, Minggu (11/10/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian tradisi adat Minangkabau.

Alek Buru Babi merupakan salah satu tradisi yang masih hidup dan berkembang di tengah masyarakat Minangkabau. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari kebiasaan adat, tetapi juga mencerminkan nilai kebersamaan, persaudaraan, dan semangat gotong royong yang diwariskan secara turun-temurun.

Kehadiran Bupati Jon Firman Pandu dalam kegiatan tersebut mendapat perhatian sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pelestarian adat dan budaya lokal. Tradisi yang terus dijaga ini diharapkan tetap menjadi bagian dari identitas masyarakat Kabupaten Solok.

Menurut nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, Alek Buru Babi menjadi wadah bagi masyarakat untuk berkumpul, berinteraksi, dan mempererat hubungan sosial. Kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan ini menjadi salah satu modal penting dalam menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Solok, Boy Falma, serta Anggota DPRD Kota Solok yang juga merupakan pengurus PORBI, Ardi Alhakim. Kehadiran para tokoh tersebut menambah dukungan terhadap kegiatan adat yang melibatkan partisipasi masyarakat.

Partisipasi berbagai unsur masyarakat dan tokoh daerah menunjukkan bahwa pelestarian budaya membutuhkan dukungan bersama. Tradisi lokal tidak hanya menjadi warisan masa lalu, tetapi juga memiliki peran dalam memperkuat hubungan antarmasyarakat di tengah perkembangan zaman.

Dukungan Pemerintah Kabupaten Solok terhadap kegiatan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk terus menjaga kearifan lokal. Pelestarian adat menjadi bagian penting dalam mempertahankan jati diri daerah sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Minangkabau kepada generasi muda.

Selain menjaga tradisi, kegiatan seperti Alek Buru Babi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat komunikasi dan silaturahmi antara masyarakat dengan para pemangku kepentingan. Semangat kebersamaan dan gotong royong diharapkan terus tumbuh serta memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial masyarakat.

Melalui penyelenggaraan Alek Buru Babi di Nagari Kuncia, nilai-nilai adat, persaudaraan, dan kebersamaan diharapkan tetap terpelihara dari generasi ke generasi. Dukungan berbagai pihak menjadi penting agar tradisi Minangkabau tetap lestari sebagai salah satu kekayaan budaya yang membanggakan Kabupaten Solok. (80) 

Pesarta: Oktryoni
Editor: Zamri Yahya, WU

Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »