| Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Padang, Eka Putra Buhari, Ketua DPD KNPI Kota Padang, Muhammad Rayhan, Ketua Pelaksana Muhammad Rizky bersama peserta. (Fotdok: Tommi). |
Rapimpurda tersebut dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Padang, Eka Putra Buhari, Ketua DPD KNPI Kota Padang, Muhammad Rayhan, Ketua Pelaksana Muhammad Rizky, serta perwakilan 29 Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) dan Dewan Pengurus Kecamatan (DPK). Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menyatukan gagasan di tengah beragam aspirasi organisasi kepemudaan.
Kehadiran 29 OKP dan DPK menjadi bagian penting dalam proses konsolidasi menjelang Musda. Dari total 51 OKP dan 11 DPK yang berada di bawah naungan DPD KNPI Kota Padang, partisipasi tersebut menunjukkan adanya keterlibatan berbagai unsur pemuda dalam membahas masa depan organisasi. Tantangannya adalah memastikan perbedaan pandangan tidak menjadi penghalang bagi terbangunnya kekuatan bersama.
Kadispora Kota Padang, Eka Putra Buhari, menegaskan bahwa KNPI memiliki posisi strategis sebagai wadah berhimpunnya pemuda untuk menyatukan ide, gagasan, dan energi positif. Menurutnya, organisasi kepemudaan perlu terus membangun kolaborasi dengan pemerintah serta berbagai pemangku kepentingan agar kontribusi generasi muda semakin nyata dalam pembangunan daerah.
Eka berharap Rapimpurda mampu melahirkan gagasan segar sekaligus tokoh-tokoh yang dapat membawa organisasi kepemudaan menjadi lebih maju. “Rapimpurda ini diharapkan mampu melahirkan gagasan dan tokoh yang dapat memajukan organisasi kepemudaan. Solidaritas dan kebersamaan perlu diperkuat di tengah perbedaan pandangan untuk menjadi Satujuan,” ujarnya. Pesan tersebut menegaskan bahwa kekuatan organisasi tidak hanya ditentukan oleh struktur, tetapi juga oleh kemampuan menjaga persatuan.
Dukungan Pemerintah Kota Padang terhadap kiprah pemuda juga diarahkan pada program-program yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Eka menyebut peluang kolaborasi dalam pengembangan ekonomi, gastronomi, serta program Padang Balomba, Jelajah Padang, Smart Surau, dan Padang Juara. Ruang kolaborasi ini dapat menjadi kesempatan bagi pemuda untuk terlibat lebih aktif dalam menggerakkan potensi kota, mulai dari kreativitas hingga promosi budaya dan kuliner.
Sementara itu, Ketua DPD KNPI Kota Padang, Muhammad Rayhan, mengajak seluruh OKP menjaga kerukunan dan saling menghargai perbedaan. Ia menilai perbedaan pandangan merupakan hal yang wajar dalam kehidupan organisasi, tetapi harus disikapi secara dewasa agar tidak berkembang menjadi perpecahan. “Mari seluruh OKP bersama-sama menjaga kerukunan, menghindari perpecahan, serta mendukung pengembangan gastronomi Kota Padang agar semakin dikenal luas hingga tingkat internasional,” katanya.
Rayhan juga menekankan pentingnya peran pemuda dalam mengangkat gastronomi Padang agar semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional. Potensi kuliner yang telah menjadi bagian dari identitas daerah dinilai dapat dikembangkan melalui kreativitas, promosi, dan kerja sama lintas organisasi. Dengan dukungan pemuda, pengembangan gastronomi diharapkan tidak hanya memperkuat citra kota, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat dan pelaku usaha.
Menjelang Musda pada 24 Oktober 2026, Rapimpurda menjadi momentum bagi DPD KNPI Kota Padang untuk memperkuat konsolidasi, merawat kebersamaan, dan merumuskan kontribusi yang lebih konkret bagi pembangunan. Harapannya, seluruh elemen pemuda dapat menjadikan perbedaan sebagai sumber gagasan, bukan pemicu perpecahan. Semangat “Satujuan” pun menjadi pesan utama: pemuda Padang perlu bersatu, bergerak, dan mengambil peran nyata bagi kemajuan daerah. (*)
Editor: Zamri Yahya, WU
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »