Fadly Amran Tinjau Proyek Infrastruktur Padang, Jalan Lingkar Limau Manis Capai Progres 54 Persen

Fadly Amran Tinjau Proyek Infrastruktur Padang, Jalan Lingkar Limau Manis Capai Progres 54 Persen
Wali Kota Padang, Fadly Amran didampingi Kepala Dinas PUPR Kota Padang, Malvi Hendri, turun langsung meninjau sejumlah proyek strategis yang dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang, Jumat (30/10/2026). (Fotdok: Tommi). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Pemerintah Kota Padang terus mempercepat pembangunan infrastruktur jalan dan drainase sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana sekaligus meningkatkan aksesibilitas masyarakat. Wali Kota Padang, Fadly Amran, turun langsung meninjau sejumlah proyek strategis yang dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang, Jumat (30/10/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Fadly Amran mengapresiasi progres pekerjaan infrastruktur yang dinilainya berjalan sesuai perencanaan. Sejumlah lokasi menjadi perhatian, mulai dari pembangunan Jalan Lingkar Limau Manis menuju Kampus Universitas Andalas (Unand), pembangunan turap di kawasan Jembatan Batu Busuk, betonisasi jalan menuju Hunian Tetap (Huntap) Sungkai, hingga pembangunan drainase di kawasan Pasar Ambacang.

Fadly menegaskan, seluruh pekerjaan tersebut harus diselesaikan tepat waktu agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat. Ia meminta Dinas PUPR tidak mengendurkan percepatan pekerjaan, terutama pada infrastruktur yang berkaitan langsung dengan kelancaran mobilitas warga dan penanganan dampak bencana. "Kami meminta Dinas PUPR Kota Padang agar mempercepat penyelesaian seluruh pekerjaan ini. Dengan begitu, akses masyarakat dapat segera menjadi lebih baik dan infrastruktur yang dibangun bisa mendukung upaya penanggulangan bencana secara berkelanjutan," tegasnya.

Menurut Fadly, pembangunan infrastruktur tidak sekadar memperbaiki jalan dan saluran air, tetapi juga harus menjadi bagian dari strategi jangka panjang mengurangi risiko bencana. Penanganan pascabencana, katanya, membutuhkan langkah terpadu dan berkelanjutan dengan melibatkan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kota, serta seluruh elemen terkait. "Kita harus bergerak bersama agar penanganan dan pemulihan dapat berjalan berkesinambungan," ujarnya.

Kepala Dinas PUPR Kota Padang, Malvi Hendri, memaparkan bahwa pembangunan Jalan Lingkar Limau Manis memiliki panjang sekitar 4 kilometer dengan anggaran kurang lebih Rp8 miliar. Hingga peninjauan dilakukan, progres pekerjaan telah mencapai 54 persen. Proyek ini juga dilengkapi pembangunan dinding penahan tebing atau turap untuk menjaga kestabilan badan jalan. Selain meningkatkan konektivitas, jalur tersebut diproyeksikan menjadi akses alternatif untuk mengurai kemacetan dan mendukung mobilitas masyarakat menuju fasilitas kesehatan di kawasan Unand.

Sementara itu, penanganan infrastruktur di kawasan Batu Busuk mencakup perbaikan akses dari Simpang Batu Busuk menuju jembatan sepanjang sekitar 600 meter, penanganan oprit jembatan, pembangunan turap, serta pembukaan dan perbaikan akses jalan sekitar 120 meter. Pekerjaan juga menyasar kawasan Kampung Tanjung dengan total panjang penanganan mencapai kurang lebih 1,8 kilometer. Langkah ini diharapkan memperkuat kondisi jalan dan meningkatkan keamanan akses masyarakat di kawasan tersebut.

Perhatian berikutnya tertuju pada kawasan Huntap Sungkai. Dinas PUPR melakukan betonisasi jalan sepanjang kurang lebih 850 meter untuk mempermudah mobilitas masyarakat menuju hunian tetap. Infrastruktur jalan yang lebih baik diharapkan memperlancar aktivitas warga, termasuk akses terhadap pelayanan publik dan kebutuhan sehari-hari. Pembangunan ini menjadi bagian penting dalam mendukung keberlanjutan kawasan hunian pascabencana.

Selain jalan, pembenahan drainase juga menjadi prioritas melalui pembangunan dan perbaikan saluran di sisi kiri dan kanan Jalan Dr. Moh. Hatta dengan panjang penanganan sekitar 1,2 kilometer. Pekerjaan tersebut dilakukan karena sebagian drainase sebelumnya mengalami kerusakan dan tertutup bangunan masyarakat. Penanganan saluran air ini diharapkan dapat memperbaiki aliran drainase dan mengurangi potensi genangan ketika hujan turun.

Peninjauan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Kota Padang Rafdi dan Camat Pauh Yandry. Pemerintah Kota Padang berharap seluruh proyek yang ditangani Dinas PUPR dapat rampung sesuai target, sehingga peningkatan kualitas jalan, penguatan turap, dan pembenahan drainase benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat. Percepatan pembangunan ini sekaligus menjadi langkah nyata memperkuat infrastruktur Kota Padang agar lebih aman, tangguh, dan siap menghadapi risiko bencana. (*) 

Editor: Zamri Yahya, WU

Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA TERBARU
Anda sedang membaca berita terbaru
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »