| Rosmadeli kini memikul tanggung jawab untuk menerjemahkan pengalaman birokrasi dan kompetensi profesional menjadi program kesehatan yang berdampak langsung bagi masyarakat. (Fotdok: Oktryoni). |
Pelantikan Rosmadeli menjadi perhatian tersendiri karena ia merupakan satu-satunya pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama atau Eselon II yang dilantik pada kesempatan tersebut. Menariknya, jabatan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Solok yang kini diembannya juga pernah dipercayakan kepada suaminya, Dr. Mirsal, hingga memasuki masa pensiun pada era pemerintahan Bupati Solok Drs. Syamsul Rahim. Namun, tantangan yang menanti Rosmadeli kini berfokus pada kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat yang terus berkembang.
Bagi masyarakat Nagari Talang, Kecamatan Gunung Talang, pelantikan ini memiliki makna tersendiri. Rosmadeli bukan hanya putri daerah, tetapi juga dikenal sebagai Bundo Kanduang di nagari kelahirannya. Kepulangannya ke Kabupaten Solok menjadi momentum untuk mengabdikan pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki bagi daerah asal, terutama dalam memperkuat pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Rosmadeli bukan sosok baru di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok. Berbekal pendidikan Sarjana Kesehatan Masyarakat dan Magister Biomedik, ia pernah menjabat sebagai Kepala Puskesmas Talang serta menduduki sejumlah posisi kepala bidang di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Solok. Sebelum kembali ke kampung halaman, ia bertugas di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting dalam menghadapi tanggung jawab baru memimpin sektor kesehatan di Kabupaten Solok.
Kepercayaan yang diberikan kepada Rosmadeli juga melalui proses Seleksi Terbuka JPT Pratama yang diikuti delapan peserta. Ia berhasil masuk dalam lima besar dan dinyatakan memenuhi syarat untuk menduduki jabatan tersebut. Dengan pangkat Pembina Tingkat I atau golongan IV/b, Rosmadeli kini memikul tanggung jawab untuk menerjemahkan pengalaman birokrasi dan kompetensi profesional menjadi program kesehatan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Dalam menjalankan amanahnya, Rosmadeli menetapkan empat prioritas utama. Pertama, mempertahankan capaian penurunan angka stunting yang telah memperoleh penghargaan tingkat nasional dari BKKBN. Kedua, memperkuat kualitas pelayanan di 19 Puskesmas, terdiri atas 11 Puskesmas rawat inap dan delapan non-rawat inap, serta 86 Puskesmas Pembantu yang tersebar di berbagai nagari. Pemerataan layanan menjadi pekerjaan penting agar masyarakat memperoleh akses kesehatan tanpa terkendala jarak dan keterbatasan fasilitas.
Prioritas ketiga adalah mendorong peningkatan status dan perbaikan pelayanan RSUD Arosuka. Sementara itu, prioritas keempat ialah menjaga sekaligus meningkatkan standar pelayanan publik, terlebih Kabupaten Solok baru saja meraih predikat kepatuhan tertinggi dari Ombudsman Perwakilan Sumatera Barat. Keempat agenda tersebut menuntut kerja terukur, koordinasi lintas sektor, serta konsistensi dalam memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang semakin baik.
Rosmadeli menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Solok, khususnya Bupati Jon Firman Pandu, atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. “Insyaallah hingga masa pensiun nanti, saya akan bekerja sebaik-baiknya dan sekuat kemampuan saya dalam mempertanggungjawabkan amanah dan kepercayaan yang telah diberikan,” ujarnya. Komitmen tersebut menjadi penegasan bahwa jabatan yang diemban bukan sekadar posisi struktural, melainkan tanggung jawab untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Bupati Solok Jon Firman Pandu menegaskan bahwa pelantikan, rotasi, dan promosi jabatan merupakan bagian dari pengembangan karier Aparatur Sipil Negara sekaligus momentum untuk membuktikan kinerja nyata. Ia berharap kehadiran Rosmadeli mampu membawa perubahan positif bagi dunia kesehatan di Kabupaten Solok. Kini, masyarakat menanti langkah konkret Kepala Dinas Kesehatan yang baru, mulai dari penguatan Puskesmas, peningkatan layanan RSUD Arosuka, hingga pemerataan akses kesehatan di pelosok nagari. Keberhasilan kepemimpinannya akan terlihat dari sejauh mana pelayanan kesehatan semakin prima, terjangkau, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kabupaten Solok. (80)
Editor: Zamri Yahya, WU
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »