| MTQ Nasional ke-42 tingkat Kota Padang Tahun 2026 resmi ditutup Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, di Lapangan Upacara Balai Kota Padang, Aie Pacah, Rabu (14/10/2026). (Fotdok: Tommi). |
Kecamatan Koto Tangah menjadi sorotan setelah sukses menjadi tuan rumah sekaligus kembali meraih predikat juara umum. Prestasi tersebut menjadi catatan penting dalam pelaksanaan MTQN ke-42 yang berlangsung pada 10–14 Oktober 2026, sekaligus menunjukkan konsistensi kecamatan itu dalam pembinaan peserta musabaqah.
Mengusung tema “Membumikan Alquran dan Menguatkan Smart Surau untuk Menuju Padang Maju dan Sejahtera”, MTQN ke-42 menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai Alquran dalam kehidupan masyarakat. Pemerintah Kota Padang berharap kegiatan keagamaan ini tidak berhenti pada seremoni dan perebutan gelar juara, tetapi berlanjut melalui pembinaan yang terarah dan berkesinambungan.
Maigus Nasir menyampaikan apresiasi kepada seluruh kafilah, ofisial, dewan hakim, panitia, dan pihak-pihak yang telah menyukseskan pelaksanaan MTQN ke-42. Ia juga memberikan penghargaan kepada Kecamatan Koto Tangah yang dinilai berhasil menjalankan tugas sebagai tuan rumah sekaligus mempertahankan prestasi sebagai juara umum.
“Apresiasi kami sampaikan kepada seluruh pihak yang telah menyelenggarakan MTQ ini dengan baik, bahkan terasa bertaraf nasional, bukan lagi tingkat kota,” ujar Maigus. Ia menilai kesuksesan penyelenggaraan MTQ harus menjadi pijakan untuk meningkatkan kualitas pembinaan peserta agar mampu berprestasi pada kompetisi yang lebih tinggi.
Langkah berikutnya, Pemko Padang bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Padang tengah menyiapkan Pondok Alquran di 11 kecamatan mulai 2027. Program ini dirancang menjadi pusat pembinaan, pengasuhan, dan pelatihan anak-anak agar semakin dekat dengan Alquran sekaligus memiliki kesempatan mengembangkan kemampuan secara terarah.
“Pondok Alquran akan menjadi pusat pembinaan, pengasuhan, dan pelatihan anak-anak di setiap kecamatan guna melahirkan generasi Qurani yang berprestasi dan mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” tegas Maigus. Program tersebut diharapkan memperluas akses pembinaan, sehingga pengembangan bakat peserta tidak hanya bergantung pada persiapan menjelang pelaksanaan MTQ.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Padang sekaligus Ketua Pelaksana MTQN ke-42, Raju Minropa, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan menghadapi MTQ tingkat Provinsi Sumatera Barat pada 2027. Sebanyak 636 kafilah dari 11 kecamatan berkompetisi dalam 13 cabang lomba. Jumlah peserta dan ragam cabang tersebut menjadi modal awal untuk mengevaluasi kemampuan sekaligus memetakan potensi calon kafilah Kota Padang.
Raju juga menyampaikan bahwa berdasarkan hasil musyawarah LPTQ Kota Padang bersama 11 kecamatan, tuan rumah MTQ tingkat Kota Padang untuk tiga tahun mendatang telah ditetapkan. Kecamatan Padang Barat akan menjadi tuan rumah pada 2027, disusul Kecamatan Padang Selatan pada 2028 dan Kecamatan Padang Utara pada 2029. Penutupan MTQN ke-42 pun menjadi awal bagi agenda pembinaan berikutnya: memperkuat kualitas peserta, menghidupkan nilai-nilai Alquran di tengah masyarakat, dan mempersiapkan kafilah Kota Padang untuk menghadapi persaingan di tingkat provinsi. (*)
Editor: Zamri Yahya, WU
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »