Sebanyak 18 tim putra dari SMP negeri dan swasta siap bertanding sekaligus membuktikan kemampuan terbaik mereka. (Fotdok: Tommi). |
Turnamen ini bukan sekadar ajang perebutan kemenangan. Kompetisi antarkecamatan tersebut menjadi kesempatan penting bagi pelajar untuk menunjukkan bakat, mengasah keterampilan, serta membuka jalan menuju jenjang prestasi olahraga yang lebih tinggi. Dari lapangan inilah, calon atlet andalan Kota Padang diharapkan mulai terlihat.
Pembukaan turnamen dihadiri Anggota DPD RI, Cherint Iralloza Tasya, Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Padang, Izmi Maylendra, Ketua Umum Pengcab Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Kota Padang, Manufer Putra Firdaus, serta Ketua Dewan Pembina ABTI Kota Padang, Argi Putra Finalo. Turut hadir Ketua Pelaksana Seprinaldi, kepala sekolah, dan guru pembina SMP negeri maupun swasta se-Kota Padang.
Maigus Nasir menegaskan, pembinaan olahraga usia muda harus menjadi perhatian bersama agar Kota Padang tidak kehabisan atlet potensial. Ia berharap turnamen ini melahirkan generasi penerus yang mampu menjaga prestasi bola tangan sekaligus membawa nama Kota Padang bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.
Menurut Maigus, olahraga tidak semata-mata tentang siapa yang menang dan siapa yang kalah. Lebih dari itu, olahraga menjadi sarana membentuk karakter, menanamkan kejujuran, memperkuat kerja sama, dan membangun sikap saling menghargai. Karena itu, ia mengajak seluruh peserta bertanding dengan penuh semangat tanpa meninggalkan sportivitas dan persahabatan.
“Selamat bertanding dan junjung sportivitas. Mari jaga persahabatan, dan semoga ananda semua menjadi generasi penerus yang membawa olahraga Kota Padang semakin jaya,” ujar Maigus. Ia juga menekankan bahwa melalui program Padang Balomba sebagai bagian dari Program Unggulan Padang Juara, Pemko Padang terus mendorong generasi muda mengembangkan potensi dan meraih prestasi di bidang masing-masing.
Ketua Umum Pengcab ABTI Kota Padang, Manufer Putra Firdaus, menyebut turnamen U-17 ini sebagai bagian dari pembinaan berkelanjutan untuk menyiapkan atlet masa depan. Ia mengungkapkan, kontingen bola tangan Kota Padang berhasil meraih lima medali emas, satu perak, dan satu perunggu pada Porprov Sumatera Barat XVI Tahun 2026. Capaian tersebut menjadi modal sekaligus motivasi untuk memperkuat regenerasi atlet.
Manufer optimistis pembinaan sejak usia sekolah akan membantu mempertahankan prestasi bola tangan Kota Padang pada ajang berikutnya, termasuk Porprov Sumatera Barat mendatang. Namun, keberhasilan itu membutuhkan proses panjang, mulai dari kompetisi yang terarah, latihan konsisten, dukungan sekolah, hingga pendampingan pelatih agar atlet muda dapat berkembang secara maksimal.
Ketua Pelaksana Seprinaldi menjelaskan, turnamen yang diikuti 18 tim putra ini dirancang sebagai wadah kompetisi sekaligus penjaringan atlet berbakat. Melalui pertandingan antarkecamatan, kemampuan para pelajar dapat dipantau untuk menentukan potensi yang perlu dikembangkan. Harapannya, turnamen ini menjadi langkah nyata melahirkan atlet bola tangan berkualitas yang siap bersaing pada kejuaraan tingkat lebih tinggi dan menjaga prestasi Kota Padang di masa mendatang. (*)
Editor: Zamri Yahya, WU
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »