| Gerakan Pangan Murah yang diselenggarakan melalui Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang. (Fotdok: Tommi). |
Gerakan Pangan Murah yang diselenggarakan melalui Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang ini menjadi salah satu strategi pemerintah daerah untuk mengendalikan inflasi sekaligus menjaga daya beli masyarakat. Program tersebut diharapkan dapat meringankan pengeluaran rumah tangga, terutama ketika harga sejumlah komoditas pangan mengalami kenaikan dan kebutuhan pokok tetap harus terpenuhi setiap hari.
Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang, Alfiadi, menegaskan bahwa GPM bukan sekadar kegiatan penjualan bahan pokok dengan harga terjangkau, melainkan bentuk kehadiran pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat. “Gerakan Pangan Murah ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah untuk menjamin ketersediaan pangan pokok berharga terjangkau sekaligus mencegah gejolak harga maupun panic buying di tengah masyarakat,” ujarnya.
Menurut Alfiadi, kestabilan harga harus didukung ketersediaan pasokan dan koordinasi berbagai pihak. Karena itu, Pemko Padang merangkul Perum Bulog, Bank Indonesia (BI), distributor, pelaku UMKM, serta berbagai pihak terkait untuk memperluas akses masyarakat terhadap bahan pangan. Kolaborasi tersebut juga diperkuat dengan pembagian voucher belanja guna membantu warga memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kehadiran distributor, termasuk Kasi Raya, Rajawali, dan Icip, turut mendukung pelaksanaan GPM di Batang Arau. Melalui keterlibatan berbagai pelaku usaha tersebut, pemerintah berharap distribusi bahan pokok dapat berlangsung lebih efektif sehingga masyarakat memiliki alternatif untuk berbelanja dengan harga yang lebih terjangkau. Upaya menjaga pasokan ini juga penting untuk mengurangi kekhawatiran masyarakat terhadap kemungkinan kenaikan harga yang berkelanjutan.
Tak hanya berfokus pada harga, Pemko Padang juga menaruh perhatian pada kualitas pangan yang beredar di tengah masyarakat. Alfiadi menekankan pentingnya memastikan bahan pangan yang didistribusikan tetap higienis dan sehat. “Melalui kolaborasi bersama para distributor, BI, dan pelaku UMKM, kami tidak hanya meringankan beban harian warga, tetapi juga mendorong penyediaan kuliner yang sehat dan bersih demi mendukung Padang sebagai Kota Gastronomi,” katanya.
Camat Padang Selatan, Wilman Muchtar, menyampaikan apresiasi kepada Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang serta seluruh pihak yang berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, sinergi pemerintah, distributor, perbankan, dan UMKM merupakan modal penting untuk menghadirkan program yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Ia berharap GPM terus menjadi sarana memperkuat kepedulian bersama terhadap kebutuhan pangan warga.
“Kami menyampaikan apresiasi mendalam kepada Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang serta seluruh sponsor dan UMKM yang telah berkontribusi nyata dalam menyukseskan Gerakan Pangan Murah di Batang Arau,” ujar Wilman. Ia juga mengimbau masyarakat Padang Selatan agar memanfaatkan program tersebut dengan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga sekaligus mendukung stabilitas pangan di wilayah setempat.
Melalui Gerakan Pangan Murah di Batang Arau, Pemko Padang menegaskan komitmennya untuk menjaga keterjangkauan harga, memperkuat pasokan, dan mengendalikan inflasi melalui kerja sama lintas sektor. Program ini diharapkan tidak hanya membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga cabai, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan daerah serta mendorong tersedianya pangan yang sehat dan berkualitas bagi warga maupun wisatawan di Kota Padang. (*)
Editor: Zamri Yahya, WU
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »