Argi Putra Finalo Pimpin KNPI Padang, Siapkan Gerakan Pemuda yang Lebih Produktif!

Argi Putra Finalo Pimpin KNPI Padang, Siapkan Gerakan Pemuda yang Lebih Produktif!
Argi Putra Finalo resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Padang periode 2026–2029. (Fotdok: Ist). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Babak baru kepemimpinan pemuda Kota Padang dimulai. Argi Putra Finalo resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Padang periode 2026–2029. Terpilihnya Argi dalam Musyawarah Daerah (Musda) XVI KNPI Kota Padang, Minggu (25/10/2026), membawa harapan baru bagi konsolidasi organisasi kepemudaan dan keterlibatan generasi muda dalam pembangunan daerah.

Kepercayaan tersebut bukan sekadar kemenangan dalam forum Musda. Sebanyak 51 organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) mengikuti agenda demokrasi organisasi tersebut. Argi ditetapkan sebagai ketua terpilih oleh Ketua Presidium Musda, Aji Surya Kelana, setelah melalui dinamika diskusi dan tanya jawab yang menguji kesiapan, komitmen, serta arah kepemimpinannya. Muhammad Rayhan juga diumumkan sebagai Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) Kota Padang.

Salah satu tantangan yang langsung mengemuka adalah kemampuan Argi membagi waktu antara tanggung jawab sebagai anggota DPRD Kota Padang dan tugas memimpin KNPI. Menjawab pertanyaan peserta, Argi menegaskan bahwa organisasi tidak mungkin dijalankan seorang diri. "Jika saya sendiri jelas saya tidak bisa. Namun karena bersama, amanah ini bisa dilaksanakan sebaik-baiknya," tegasnya. Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa kepemimpinan yang ingin dibangunnya bertumpu pada kebersamaan dan pembagian tanggung jawab.

Tidak hanya soal kepengurusan, Argi juga menghadapi harapan besar agar KNPI menjadi rumah bersama bagi seluruh OKP di Kota Padang. Ia berkomitmen merampungkan struktur kepengurusan dengan melibatkan berbagai organisasi kepemudaan, membuka ruang diskusi, serta memperkuat silaturahmi dengan para senior. Baginya, perbedaan latar belakang organisasi seharusnya menjadi kekuatan untuk membangun gerakan pemuda yang lebih solid, bukan menjadi penghalang untuk bersatu.

Lebih jauh, Argi ingin KNPI Kota Padang bergerak melampaui kegiatan seremonial. Pelatihan kepemudaan, peningkatan keterampilan, dan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi sejumlah agenda yang masuk dalam gagasan program kepemimpinannya. Program tersebut nantinya akan dibahas bersama pengurus untuk menentukan prioritas yang paling dibutuhkan generasi muda. Targetnya, organisasi mampu menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kapasitas dan kemandirian pemuda.

Perhatian terhadap keterlibatan perempuan juga menjadi bagian dari pembahasan Musda. Argi menyatakan perempuan memiliki peran penting dalam KNPI dan menyampaikan rencana melibatkan perempuan dalam kepengurusan, termasuk pada posisi bendahara. Tantangan berikutnya adalah memastikan kesempatan perempuan terbuka luas dalam berbagai bidang organisasi, mulai dari pengambilan keputusan, pengelolaan program hingga kepemimpinan.

Argi juga menegaskan kesiapannya menerima kritik, masukan, dan gagasan konstruktif dari kalangan pemuda. Sikap terbuka tersebut penting agar KNPI tidak berjalan dalam lingkaran internal organisasi semata. Persoalan kesempatan kerja, kewirausahaan, peningkatan kompetensi, hingga partisipasi pemuda dalam pembangunan Kota Padang membutuhkan ruang dialog dan kolaborasi yang berkelanjutan.

Dengan pengalaman sebagai anggota DPRD Kota Padang, Argi memiliki ruang untuk memperkuat komunikasi antara aspirasi generasi muda dan para pemangku kepentingan pembangunan. Namun, kepercayaan yang diberikan melalui Musda harus dijawab dengan kerja nyata, kepengurusan yang solid, program terukur, serta keberanian memperjuangkan kebutuhan pemuda. Terpilih secara aklamasi menjadi modal awal, sementara keberhasilan kepemimpinannya akan ditentukan oleh hasil kerja selama periode 2026–2029.

Kini, tantangan besar menanti Argi Putra Finalo. Mampukah ia menyatukan 51 OKP, memperkuat kualitas sumber daya manusia pemuda, sekaligus menjadikan KNPI sebagai wadah yang produktif dan berdampak bagi masyarakat? Harapan itu kini berada di pundak kepemimpinan baru KNPI Kota Padang. Pemuda tidak cukup hanya menjadi penonton pembangunan, tetapi harus tampil sebagai penggerak perubahan dan bagian penting dari masa depan Kota Padang. (*)

Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »