Jalan Berlubang di Nambalimo Ancam Keselamatan Pengendara, Pemko Solok Diminta Segera Bertindak

Jalan Berlubang di Nambalimo Ancam Keselamatan Pengendara, Pemko Solok Diminta Segera Bertindak
Warga menilai, membiarkan kondisi tersebut berlarut-larut sama saja dengan membiarkan risiko kecelakaan terus mengintai masyarakat. (Fotdok: Oktryoni). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Kondisi Jalan Tembok Raya, RT 002/RW 005, Kelurahan Nambalimo, Kota Solok, kian mengkhawatirkan. Badan jalan yang sudah digali tetapi belum diperbaiki kembali kini menjadi ancaman nyata bagi keselamatan pengguna jalan.

Lubang dan permukaan jalan yang belum dipulihkan memaksa pengendara mengambil jalur berlawanan untuk menghindari bagian yang rusak. Situasi ini sangat berbahaya karena terjadi di kawasan tanjakan yang setiap hari dilalui masyarakat.

Risiko kecelakaan semakin tinggi pada jam-jam sibuk, terutama ketika anak-anak berangkat sekolah dan para pekerja mulai beraktivitas. Padatnya kendaraan yang melintas membuat kondisi jalan tersebut tidak bisa lagi dianggap sebagai persoalan sepele.

Seorang warga setempat, Alfi Mitra, mengaku khawatir dengan potensi kecelakaan yang bisa terjadi kapan saja jika kerusakan jalan itu tidak segera ditangani.

Menurutnya, pengendara sepeda motor maupun mobil harus mengubah arah secara mendadak untuk menghindari lubang. Kondisi tersebut sangat berisiko, terutama bagi kendaraan yang berpapasan di jalur tanjakan.

"Pengendara sepeda motor maupun kendaraan roda empat terpaksa harus berbelok arah untuk menghindari lubang di jalan tersebut. Di sinilah bahayanya, karena posisinya berada di kawasan tanjakan. Kendaraan yang naik dari bawah cenderung bergerak lebih cepat, sementara yang dari atas harus tiba-tiba mengubah laju dan arah," ungkap Alfi, Kamis (5/11/2026).

Warga menilai, membiarkan kondisi tersebut berlarut-larut sama saja dengan membiarkan risiko kecelakaan terus mengintai masyarakat. Apalagi, jalan itu bukan hanya digunakan warga sekitar, tetapi juga menjadi akses aktivitas harian berbagai kalangan.

Karena itu, warga mendesak Pemerintah Kota Solok, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), agar tidak menunda penanganan. Bagian jalan yang telah digali diminta segera ditambal, diratakan, dan dikembalikan ke kondisi aman untuk dilalui.

"Jangan sampai menunggu ada korban kecelakaan baru dilakukan perbaikan. Kami berharap pihak terkait segera turun tangan. Keselamatan warga dan pengguna jalan harus menjadi prioritas," harap Alfi.

Kini, warga menunggu tindakan nyata pemerintah. Sebab, persoalan Jalan Tembok Raya bukan sekadar jalan berlubang, melainkan menyangkut keselamatan masyarakat yang setiap hari mempertaruhkan keamanan saat melintas di kawasan tersebut. (80) 

Editor: Zamri Yahya, WU

Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »