| Wali Kota Padang, Fadly Amran, dengan Komandan Korem (Danrem) 032/Wirabraja, Brigjen TNI Aji Mimbarno, beserta jajaran di Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Senin (2/11/2026). (Fotdok: Tommi). |
Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan Wali Kota Padang, Fadly Amran, dengan Komandan Korem (Danrem) 032/Wirabraja, Brigjen TNI Aji Mimbarno, beserta jajaran di Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Senin (2/11/2026). Pertemuan itu turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Padang, Tarmizi Ismail, serta Kepala Kesbangpol Kota Padang, Syahendri Barkah.
Dalam pertemuan tersebut, penanganan bencana, penguatan mitigasi, dan peningkatan kesiapsiagaan masyarakat menjadi perhatian utama. Kondisi geografis Kota Padang yang berada di kawasan pesisir dan berdekatan dengan perbukitan memiliki tantangan tersendiri, terutama menghadapi potensi banjir, bencana hidrometeorologi, serta gempa bumi yang berpotensi memicu tsunami.
Fadly Amran menegaskan, kesiapsiagaan tidak boleh hanya menjadi wacana ketika bencana terjadi. Masyarakat harus memiliki pengetahuan tentang langkah penyelamatan diri, termasuk memahami jalur dan lokasi evakuasi yang harus dituju dalam situasi darurat. Pengetahuan tersebut perlu menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga tingkat RT.
Menurutnya, kejelasan lokasi evakuasi menjadi salah satu faktor penting dalam mengurangi risiko korban jiwa. Ketika banjir besar atau gempa berpotensi tsunami terjadi, masyarakat tidak boleh kebingungan menentukan arah penyelamatan. Setiap RT diharapkan memahami titik evakuasi sehingga dapat membantu mengarahkan warga menuju tempat yang aman.
Untuk memperkuat kesiapan tersebut, Fadly mendorong pelaksanaan apel bersama antara Pemko Padang dan Korem 032/Wirabraja dengan melibatkan seluruh unsur terkait. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah konkret untuk memperkuat koordinasi, memeriksa kesiapan personel, sekaligus memastikan sarana dan prasarana pendukung penanganan bencana berada dalam kondisi siap digunakan.
"Kami mengharapkan dukungan Korem 032/Wirabraja dalam memperkuat penanganan dan mitigasi bencana di Kota Padang. Alhamdulillah, sinergi yang terjalin selama ini sudah berjalan baik dan diharapkan semakin ditingkatkan untuk memperkuat kesiapsiagaan masyarakat," ujar Fadly Amran. Ia juga mengusulkan agar latihan dan simulasi kebencanaan kembali dilaksanakan dalam waktu dekat dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.
Sementara itu, Brigjen TNI Aji Mimbarno menegaskan kesiapan Korem 032/Wirabraja untuk bersinergi dan mendukung langkah Pemko Padang dalam memperkuat penanganan serta mitigasi bencana. Menurutnya, dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI dalam membantu meningkatkan kesiapsiagaan dan melindungi keselamatan masyarakat dari berbagai ancaman bencana.
Pertemuan ini menjadi penguatan bahwa kesiapan menghadapi bencana membutuhkan kerja bersama, koordinasi yang solid, dan kesadaran masyarakat. Bagi Kota Padang, membangun kesiapsiagaan sejak dini bukan sekadar agenda pemerintah, melainkan upaya melindungi kehidupan warga. Sebab, ketika bencana datang tanpa peringatan, pengetahuan, latihan, dan kecepatan bertindak dapat menjadi penentu keselamatan. (*)
Editor: Zamri Yahya, WU
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »