| Audiensi jajaran pengurus Solok Saiyo Sakato (S3) dengan Sekretaris Daerah Kota Solok di Ruang Kerja Wali Kota Solok, Rabu (4/11/2026). (Fotdok: Oktryoni). |
Salah satu agenda yang menjadi perhatian adalah rencana pelaksanaan Pulang Basamo. Kegiatan ini diharapkan tidak sekadar menjadi ajang pulang kampung, tetapi juga mempererat hubungan emosional masyarakat perantauan dengan Kota Solok serta mendorong kontribusi nyata perantau bagi kemajuan daerah.
Selain itu, S3 dan Pemkot Solok membahas rencana lokakarya adat dan budaya. Agenda ini dinilai penting untuk menjaga warisan nilai-nilai luhur Minangkabau agar tetap hidup dan dikenal generasi muda di tengah perkembangan zaman.
Perhatian terhadap generasi muda juga diwujudkan melalui gagasan festival band dan lomba lagu cipta serta solo song berbahasa Minang. Kegiatan yang dirancang melibatkan peserta dari wilayah Solok Raya tersebut diharapkan menjadi panggung kreativitas sekaligus memperkenalkan kekayaan musik dan bahasa daerah kepada masyarakat luas.
Tak hanya berbicara tentang kegiatan sosial dan budaya, pembahasan juga menyentuh sektor ekonomi daerah. Salah satu gagasan penting yang mengemuka adalah optimalisasi digitalisasi pajak daerah untuk meningkatkan PAD Kota Solok.
Digitalisasi perpajakan diharapkan mampu menciptakan sistem pembayaran yang lebih transparan, efektif, dan mudah diakses masyarakat. Langkah ini sekaligus menjadi peluang memperkuat tata kelola pendapatan daerah agar potensi penerimaan pajak dapat dioptimalkan.
Berbagai agenda tersebut dibahas dalam audiensi jajaran pengurus Solok Saiyo Sakato (S3) dengan Sekretaris Daerah Kota Solok di Ruang Kerja Wali Kota Solok, Rabu (4/11/2026). Rombongan dipimpin langsung Ketua DPP S3, Prof. Dr. Lukman Roka, S.E., M.Si. Pertemuan berlangsung hangat dengan pembahasan sejumlah gagasan strategis untuk kemajuan daerah.
Pemerintah Kota Solok menyambut positif berbagai inisiatif yang disampaikan S3. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi masyarakat perantauan dinilai memiliki potensi besar dalam memperkuat pembangunan, mulai dari pelestarian budaya, pemberdayaan pemuda hingga peningkatan perekonomian daerah.
Sinergi ini diharapkan tidak berhenti pada pembahasan dan rencana kegiatan, tetapi berlanjut menjadi program nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Dengan kekuatan kebersamaan antara ranah dan rantau, Kota Solok diharapkan semakin maju dan berdaya saing tanpa kehilangan jati diri serta akar budaya Minangkabau. (80)
Editor: Zamri Yahya, WU
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA TERBARU
Anda sedang membaca berita terbaru
Anda sedang membaca berita terbaru
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »