PADANG

SUMBAR

Nasional

Parlementaria

PSP Gagal di Liga 3, Andre Rosiade Sarankan Mahyeldi Mundur

Andre Rosiade, pemerhati sepakbola nasional sekaligus penggemar berat PSP Padang.

PSP Gagal di Liga 3, Andre Rosiade Sarankan Mahyeldi Mundur
BENTENGSUMBAR.COM - PSP Padang, bond kesebelasan dibanggakan publik dan bergelar Pandeka Minang, tapi prestasinya redup walau Ketua Umum PSP Padang, Walikota Mahyeldi sekalipun.

“Malu, langkah cerdas sebaiknya Ketua Umum PSP Padang mundur saja,” ujar pemerhati sepakbola nasional sekaligus penggemar berat PSP Padang, Andre Rosiade, Rabu, 5 Juli 2017.

Apalagi kemarin di laga tidak resmi yakni Jordus Cup XV di Sungayang PSP ditenggelamkan PS GAS Sawahlunto dan gagal masuk final.

Bagaimana mau diandalkan pada gelaran Liga 3 PSSI Zona Sumbar, pergerakan PSP belum menunjukkan trend membaik, apalagi tumbang oleh PS GAS kemarin di Jordus Cup XV.

“PSP gagal melangkah ke final setelah dikalahkan  PS GAS Sawahlunto melalui adu tendangan penalti, gerah dan gemas kita,” ujarnya.

Ketum PSP Mahyeldi yang menjabat Ketum PSP sejak Wakil Walikota Padang dulu, kata Andre langkah cerdasnya mundur.

“Tujuh Tahun Mahyeldi memimpin PSP, lebih banyak gagalnya. Kami selaku pecinta tim sekaligus berasal dari Kota Padang tak ingin PSP terus terpuruk. Karenanya, lebih baik Mahyeldi mundur dan itu langkah cerdas, selain itu agar Mahyeldi full konsentrasi mengurus Kota Padang,” ujar Andre yang kini juga tokoh muda sepakbola nasional.

Andre yang pengurus PSSI Pusat itu menyebutkan, dari sejumlah momen penting di Liga yang digelar PSSI, PSP tak kunjung berhasil beranjak dari kasta terbawah sepakbola Indonesia. Tahun 2014 lalu, saat masuk berada di Divisi I, PSP gagal di babak 6 besar nasional, sehingga mereka gagal ke Divisi Utama.

Setelah itu, dalam gelaran Liga Nusantara TSC tahun 2016 lalu, PSP malah cuma mampu mencapai partai final Zona Sumbar. Di final, mereka juga dikalahkan PS GAS Sawahlunto.

“Kini, dalam ajang persiapan terakhir, Pandeka lagi-lagi dihadang PS GAS lewat fase adu penalti. Terus terang saya Miris melihat perjalanan PSP yang nyaris begitu-begitu saja.  Harusnya ada perubahan, dan pengurus yang mengelola PSP saat ini mundur saja jika gagal lagi pada gelaran Liga 3 ini,” ujarnya.

Dan jika gagal lagi di Liga 3 zona Sumbar yang digelar sebentar lagi, PSP  malah akan semakin terpuruk, karena berdasarkan regulasi PSSI, tim di liga 3 yang gagal promosi ke Liga 2 tahun ini, akan tergabung dalam kasta terendah, Liga 4 tahun 2018 nanti.

“Tim-tim liga 3 PSSI tahun 2018 nanti, merupakan tim yang terdegradasi dari Liga 2,” ujarnya.

Belum lagi di fase persiapan ini. Beberapa kali tim ini ikut turnamen yang kelasnya bisa dikatakan Tarkam, justru tak mampu mengangkat PSP ke posisi terhormat.

“Masa harus kalah dengan tim-tim kecil di turnamen setingkat tarkam. Ini malah makin membuat PSP terpuruk. Saya kira, ada yang tak tepat dalam pengelolaan tim yang Ketua Umumnya Wako Padang sendiri,” katanya.

Karena itu, Andre menyebut Mahyeldi lebih layak mundur dari posisi Ketum PSP Padang, dari pada terus memaksakan diri ada di posisi itu. Lebih baik, sebagai Walikota Padang.

“Mahyeldi konsentrasi persoalan kota yang memang butuh perhatian lebih besar,” ujarnya. 

(rilis/ts)

Previous
« Prev Post

Komentar Anda:

Loading...

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *