PADANG

SUMBAR

Nasional

Parlementaria

Evaluasi Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional di Sumbar, Presiden Jokowi Panggil Gubernur Irwan Prayitno

Presiden Jokowi dalam Rapat Terbatas tentang Evaluasi Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional dan Program Prioritas Provinsi Sumatra Barat, di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (2/8). (Foto: Humas/Rahmat)

Evaluasi Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional di Sumbar, Presiden Jokowi Panggil Gubernur Irwan Prayitno
BENTENGSUMBAR.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta penjelasan tentang perkembangan proyek strategis nasional yang berkaitan dengan jalan tol Bukittinggi, Padang Panjang, Lubuk Alung, Padang sepanjang 80 kilometer (km), dan juga Pekanbaru, Bangkinang, Payakumbuh, Bukittinggi yang panjangnya 185 km.

“Kalau yang di Pekanbaru sudah dimulai, kemarin Pekanbaru-Dumai. Ini saya nanti mohon dijelaskan,” kata Presiden Jokowi dalam Rapat Terbatas tentang Evaluasi Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional dan Program Prioritas di Provinsi Sumatra Barat, di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu, 2 Juli 2017 siang.

Program strategis nasional ini, menurut Presiden, sangat penting untuk mendorong percepatan pembangunan ekonomi di Provinsi Sumatra Barat dan sekitarnya. Sehingga implementasinya harus betul-betul dikawal di lapangan, dan nantinya pemanfaatannya juga betul-betul optimal bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan rakyat.

“Saya ingin menegaskan lagi bahwa keberadaan proyek strategis nasional (PSN) harus betul-betul memiliki dampak dirasakan manfaatnya dalam mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah,” tegas Presiden Jokowi kepada Gubernur Irwan Prayitno.

Dalam catatan Presiden, Provinsi Sumatera Barat dalam triwulan 1 2017 tumbuh 4,91%, cukup baik. Namun ia tetap minta agar PSN juga harus bisa menjadi pengungkit dalam upaya penurunan angka pengangguran, menekan ketimpangan, mengurangi kemiskinan.

Selain itu,  Presiden Jokowi meminta agar dilihat lagi program-program prioritas, baik yang bersumber dari APBN maupun APBD. 

“Dilihat lagi sejauh mana implementasi program program tersebut, bisa menyentuh 6,87% penduduk pra sejahtera, penduduk miskin di Sumatera Barat, dan juga bisa menurunkan pengangguran terbuka yang masih berada pada angka 5,8%,” ucap Presiden Jokowi.

Sementara itu, Irwan Prayitno sendiri mengatakan, Rapat Terbatas dengan Presiden Joko Widodo, Wapres Jusuf Kalla, beserta beberapa Menteri, terkait beberapa proyek pembangunan SDM dan infrastruktur di Sumatera Barat.

"Beberapa hal yang saya ajukan pada kesempatan ini," ungkapnya.

Dijelaskannya, ia mengajukan jalan tol Padang - Bukittinggi dan Pekanbaru - Bukittinggi, revitalisasi KA Padang - Padang Panjang - Bukittinggi, Sijunjung - Pekanbaru dan Padang - Bandara Internasional Minangkabau - Padang Pariaman, pengembangan pembangunan jalan ke Kawasan Wisata Mandeh.

Selain itu, kata Irwan Prayitno, dia juga mengajukan pembangunan jalan ke Pelabuhan Teluk Tapang, pembangunan terpadu infrastuktur di Kabupaten Kepulauan Mentawai, dan evaluasi pelaksanaan Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar dan Kartu Keluarga Sejahtera.

(by/setkab)

Previous
« Prev Post

Komentar Anda:

Loading...

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *