PADANG

SUMBAR

Nasional

Parlementaria

Wasekjen MUI Berkicau Soal Penguasa Otoriter dan Diktator, Netizen: Kritik Apa Ujaran Kebencian?

Ustad Tengku Zulkarnain dan Rizieq Shihab dikenal kerap mengkritik pemerintah. Fotdok: akun twitter tengkuzulkarnain @ustadtengkuzul.

Wasekjen MUI Berkicau Soal Penguasa Otoriter dan Diktator, Netizen: Kritik Apa Ujaran Kebencian?
BENTENGSUMBAR.COM - Wakil Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (Wasekjen MUI) Ustad Tengku Zulkarnain berkicau soal penguasa otoriter dan diktator di akun twitter tengkuzulkarnain @ustadtengkuzul.

Menurut ustad yang rajin tweet ini, hanya penguasa otoriter dan diktator yang jika dikritik langsung main tekan, ancam, dan tangkap.

Padahal, ungkapnya, di alam demokrasi, kritik mestinya didengar.
Wasekjen MUI Berkicau Soal Penguasa Otoriter dan Diktator, Netizen: Kritik Apa Ujaran Kebencian?

"Hanya Penguasa Otoriter Diktator yg Jika Dikritik Langsung Main "Tekan, Ancam, Tangkap"
Padahal di Alam DEMOKRASI Kritik Mestinya Didengar!," cuitnya pada Kamis, 7 September 2017.

Netizen pun ramai-ramai membalas cuitan ustad asal Sumatera Utara ini. 

Sebagian netizen membela sang ustad, sebagian lagi malah melayangkan kritikan, bahkan cacian kepadanya.

Netizen meminta Ustad Tengku Zulkarnain untuk membedakan antara kritik dengan ujaran kebencian, termasuk dengan hoax.

Berikut komentar pedas netizen atas kicauan Ustad Tengku Zulkarnain:

Nasrun Purba @purbanasrun: Bedakan jg mana kritik mana hujatan dan mana fitnah, Menuduh seseorang tanpa bukti adalah fitnah, bkn kritik.

Hasan Fuad @SiPerutSerigala: Kritik berbeda dg Provokasi dan Hasutan...

Tantra sevenfold @TantraSevenfold: Tolong bedakan orang mengkritik, memfitnah dan penebar hoax ....

Sepriyandi @Sepriyandi4: Benar zul!! Mengkritik harus berdasar data, kalo gak itu jadi fitnah ntar bisa masuk neraka lho zul!!!!!

mansyur hidayat @mansyur_12: Katanya jokowi plonga plongo, tegas dikit otoriter.. Ndasmu iku dul dul

ARLANX @A121_2lanx: menyampaikan kritik dgn menyebarkan hoax itu 2 hal yg sangat berbeda lho pak. Klo ga percaya cba tanya ma adul dan giran. 😁

sijabathotma @sijabathotma10: Pak ustad nyebar hoax aja gak ditangkap tuh. Padahal hoax itu jahat, beda dgn kritik. Jangan asal nuduh Pemerintah.

Satrio Hutomo @sopbuah13: Kalo nt hidup di korea utara nt sudah mati digantung kim jong un. Bersyukurlah hidup di Indonesia, awakmu esih iso nyinyir sak karepe wudel.

Syaiful Anam @Syaifull1005: Boleh saja mengkritik asal beritanya valid bukan hoaxx!!

Hilmi Ardiansyah @HilmiArd: Hoax, fitnah, provokasi dan makian kok dianggap kritik...

Salendra Yopi @salendra18: Kritik atau sekedar nyinyir? Itu beda loh, ya lihat saja cara penyampaian & bahasanya

Papan Tulis @dabelyu97: Antum mah bukan tukang kritik, tp tukang fitnah n penebar hoax..










(by)

Previous
« Prev Post

Komentar Anda:

Loading...

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *