PADANG

SUMBAR

Nasional

Parlementaria

Bendahara Saracen "Ogah" Datang Penuhi Panggilan Bareskrim

Polisi menangkap sindikat Saracen yang kerap menebar ujaran kebencian terhadap pemerintah, presiden dan kapolri di media sosial.

Bendahara Saracen "Ogah" Datang Penuhi Panggilan Bareskrim
BENTENGSUMBAR.COM - Polisi akan memeriksa Bendahara Saracen, Retno, hari ini. Namun, Retno tidak kunjung datang.

Retno yang seharusnya diperiksa pukul 10.00 WIB tetapi hingga pukul 12.30 WIB belum datang memenuhi panggilan.

"Belum hadir," kata Direktur Tindak Pindana Siber Bareskrim Polri, Kombes Fadil Imran, sebagaimana dilansir detikcom, Senin, 2 Oktober 2017.

Fadil menuturkan penyidik menunggu kehadiran Retno hingga sore nanti. Penyidik menunggu kehadirannya sampai sore nanti," ucap Fadil.

Setelah penyidik melayangkan surat panggilan, menurut dia, pihak Retno belum memberikan konfirmasi kehadiran untuk pemeriksaan. "Kami menunggu saja. Belum ada pemberitahuan resmi melalui surat," ujar Fadil.

Dalam kasus kelompok Saracen, polisi telah menetapkan 4 orang tersangka yang diduga memproduksi ujaran kebencian, isu SARA dan hoax di media sosial. Mereka adalah Sri Rahayu Ningsih, Muhammad Faisal Tonong, MAH dan Jasriadi. 

Terakhir, polisi mengamankan seorang wanita bernama Asma Dewi karena melakukan ujaran kebencian dan penghinaan. Dalam penyidikan, Asma Dewi diketahui menransfer uang Rp 70 juta untuk Saracen.

Hingga kini polisi baru menyelesaikan berkas perkara atas dua tersangka yaitu Faisal Tonong dan Sri Rahayu Ningsih. Keduanya tinggal menunggu proses persidangan. 

(zam/dtc)

Previous
« Prev Post

Komentar Anda:

Loading...

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *