PADANG

SUMBAR

Nasional

Parlementaria

Kurdistan Kerahkan Puluhan Ribu Pasukan ke Kirkuk yang Kaya Minyak

Pengerahan tersebut dimaksudkan untuk "menghadapi kemungkinan ancaman dari pasukan Irak."

Kurdistan Kerahkan Puluhan Ribu Pasukan ke Kirkuk yang Kaya Minyak
BENTENGSUMBAR. COM - Wilayah semi-otonom Kurdistan Irak telah mengerahkan puluhan ribu pasukan Peshmerga ke wilayah Kirkuk di tengah ketegangan dengan pemerintah pusat dalam sebuah referendum pemisahan yang kontroversial yang diadakan bulan lalu.

Saluran TV Kurdi Rudaw mengutip Wakil Presiden Kosrat Rasul pada hari Jumat, 13 Oktober 2017 yang mengatakan bahwa pengerahan tersebut dimaksudkan untuk "menghadapi kemungkinan ancaman dari pasukan Irak."

"Puluhan ribu Peshmerga Kurdi dan pasukan keamanan sudah ditempatkan di dan sekitar Kirkuk," katanya. "Sedikitnya 6.000 tambahan Peshmerga telah dikerahkan sejak Kamis, 12 Oktober 2017 malam untuk menghadapi ancaman pasukan Irak."

Pengerahan tersebut dilakukan di tengah klaim bahwa pemerintah Irak telah mengirim pasukan untuk merebut kembali posisi yang ditahan Kurdi di provinsi minyak yang disengketakan tersebut namun Baghdad membantah tuduhan tersebut.

Baghdad telah mengadopsi serangkaian tindakan hukuman terhadap wilayah Kurdistan, yang menolak seruan internasional dan mengadakan referendum mengenai pemisahan dari daratan pada tanggal 25 September.

Langkah tersebut termasuk melarang penerbangan internasional dari wilayah utara dan menyerukan penghentian penjualan minyak mentahnya.

Pada hari Kamis, 12 Oktober 2017, Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi membantah rencana serangan terhadap posisi pasukan Peshmerga Kurdi.

"Kami tidak akan menggunakan tentara kami untuk memerangi rakyat kami atau untuk berperang melawan warga Kurdi atau orang lain," kata Abadi dalam komentar di televisi yang disiarkan di jaringan televisi al-Iraqiya yang dikelola negara.

Kata-kata kepastian tersebut muncul setelah Pemerintah Daerah Kurdistan (KRG) mengklaim sebuah operasi militer Irak yang signifikan di selatan Kirkuk "termasuk tank, artileri, Humvees dan mortir."

Sebelumnya, kantor berita Prancis AFP mengutip seorang jenderal militer yang tidak disebutkan namanya mengatakan bahwa pasukan Irak telah melancarkan serangan untuk merebut kembali posisi yang dikuasai Kurdi di Kirkuk, namun militer Irak dengan cepat menolak tuduhan tersebut.

(Sumber: islamtimes.org)

Previous
« Prev Post

Komentar Anda:

Loading...

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *