PADANG

SUMBAR

Nasional

Parlementaria

Markir dari Pemeriksaan Polisi, Bos Allianz Bakal Dijemput Paksa

Direskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan.

Markir dari Pemeriksaan Polisi, Bos Allianz Bakal Dijemput Paksa
BENTENGSUMBAR. COM - Dirut PT Allianz Life Indonesia, Joachim Wessling, menjanjikan hadir dalam pemeriksaan atas laporan nasabahnya ke Polda Metro Jaya, hari ini, Kamis, 26 Oktober 2017, namun, hingga menjelang sore, batang hidung pria berkewarganegaraan Jerman itu tak kunjung terlihat.

"Hari ini enggak hadir," ujar Kasubdit Indag Polda Metro Jaya AKBP Iman Setiawan saat dikonfirmasi, Kamis, 26 Oktober 2017.

Ini berarti Joachim sudah dua kali tak mengindahkan pemanggilan polisi. Penyidik pun bakal menjadwalkan ulang pemanggilan Joachim.

Menurut Direskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan, jika Joachim mangkir lagi, ia terancam dijemput paksa.

"Ini yang disampaikan pihak penasihat hukum, kalo kesanggupan hadir hari ini. Kalo dia gak hadir lagi, ini kan kedua. Artinya penyidik dituntut cari dan keluarkan surat perintah membawa dia untuk diminta keterangan," kata Adi kepada wartawan di Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kamis, 26 Oktober 2017.

Adi juga menyebut tak segan-segan untuk bekerja sama dengan pihak imigrasi jika Joachim ternyata tidak berada di Tanah Air.

"Kalo ada di luar negeri, kami kerja sama dengan hubungan internasional atau imigrasi untuk keluarkan pemberitahuan berkaitan keberadaan yang bersangkutan. Apakah dia mau datang ke indonesia penuhi panggilan, kalo enggak hadir juga ya kita cari dia kerja sama dengan imigrasi," tegasnya.

Dari Joachim, kata Adi, penyidik membutuhkan informasi terkait struktur organisasi Allianz Indonesia, ruang lingkup tugas dan tanggung jawab, serta kebijakan yang dikeluarkan dia selaku Dirut terkait hubungan pihak asuransi dan kliennya.

Seperti diberitakan, Manajer Klaim PT Allianz Life Indonesia Yuliana Firmansyah juga telah ditetapkan sebagai tersangka. Wessling dan Yuliana diduga telah melanggar pasal dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen karena diduga mempersulit proses pencairan klaim biaya perawatan rumah sakit.

(yy)

Previous
« Prev Post

Komentar Anda:

Loading...

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *