PADANG

SUMBAR

Nasional

Parlementaria

PDIP Minta Rencana Pembangunan Gedung Baru DPR Ditinjau Kembali

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto angkat bicara terkait wacana pembangunan gedung baru DPR.

PDIP Minta Rencana Pembangunan Gedung Baru DPR Ditinjau Kembali
BENTENGSUMBAR. COM - Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto angkat bicara terkait wacana pembangunan gedung baru DPR. ‎Menurutnya, lebih banyak hal lain yang harusnya didahulukan ketimbang membangun rumah baru bagi para wakil rakyat.

‎Terlebih, wacana pembangunan gedung baru DPR itu banyak mendapat kritikan keras dari berbagai pihak.

"Itu sudah cukup lama mendapat kritik dari masyarakat, karena situasi saat ini dari tantangan-tantangan perekonomian kita itu juga terlihat begitu banyak skala prioritas yang harus segera dijalankan oleh Presiden," kata Hasto di Kantor DPP PDI Perjuangan, Menteng, Jakarta Pusat, dilansir dari Kricom.id, Sabtu, 28 Oktober 2017.

Hasto mengatakan, pihaknya akan menginstruksikan kepada Fraksi PDI Perjuangan di DPR untuk meninjau kembali kebijakan tersebut.

Sebab, di dalam politik alokasi dan distribusi, DPP hanya berbicara mengenai kebijakan politiknya. Sedangkan kajian secara mendetail diserahkan kepada Fraksi di DPR.

"Karena detail sampai kepada alokasinya memang kami serahkan kepada fraksi. Maka kami juga akan meminta kepada Fraksi PDI Perjuangan untuk mencoba realokasi anggaran kepada hal yang jauh lebih prioritas," kata Hasto.

Selain itu, Hasto menyerukan Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk juga meninjau wacana pembangunan Gedung Baru DPR itu. Sebab, anggaran yang dialokasikan terbilang cukup besar.

"Dalam situasi seperti itu seharusnya Menkeu dan tentu kami juga akan mendorong upaya-upaya untuk meninjau kembali kebijakan tersebut," ungkapnya.

Sebagai catatan, Badan Urusan Rumah Tangga DPR mengajukan anggaran sebesar Rp 5,2 triliun untuk operasional DPR tahun anggaran 2018.

Anggaran sebesar Rp 5,2 Triliun dipecah dalam dua alokasi. Anggaran pertama sebesar Rp 4 Triliun, dialokasikan untuk Satuan Kerja Dewan.

Sementara dana sebesar ‎Rp 1,7 triliun dialakokasikan kepada Kesekertariatan DPR. Adapun sebesar Rp 500 miliar nantinya dialokasikan untuk pembangunan gedung baru.

(ibnu)

Previous
« Prev Post

Komentar Anda:

Loading...

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *