PADANG

SUMBAR

Nasional

Parlementaria

Bencana Utama Umat Islam adalah Terorisme dan Perpecahan

Presiden Iran, Hassan Rouhani menyambut kedatangan Kepala Staf Angkatan Bersenjata Pakistan Qamar Javed Bajwa di Tehran.

Bencana Utama Umat Islam adalah Terorisme dan Perpecahan
BENTENGSUMBAR. COM - Presiden Iran, Hassan Rouhani menyatakan bahwa terorisme dan juga perpecahan sektarian dan etnis merupakan dua isu utama yang menimpa dunia Islam, seraya menuding sejumlah kekuatan dunia bersalah karena menciptakan dan menyebarkan perpecahan tersebut.

"Kekuatan [itu] tidak tertarik pada persatuan dan persaudaraan dalam umat Islam, karena jika persatuan dan persaudaraan semacam itu ditingkatkan, negara-negara Islam pasti akan dapat menyelesaikan masalah mereka tanpa melibatkan pihak lain," kata Rouhani dalam pertemuan dengan Kepala Staf Angkatan Bersenjata Pakistan Qamar Javed Bajwa di Tehran, Senin, 6 November 2017.

Ditambahkannya bahwa kerjasama Iran-Pakistan dapat mempersiapkan dasar untuk memperkuat persatuan di antara negara-negara Islam.

"Tujuan kami adalah untuk memperkokoh hubungan di antara negara-negara Islam dan tidak ada keraguan bahwa perbedaan di antara negara-negara Islam dapat diselesaikan melalui dialog," tegas Rouhani.

Presiden Iran juga menyambut baik perluasan kerja sama pertahanan dan militer antara Tehran dan Islamabad guna membantu meningkatkan stabilitas dan keamanan regional, seraya menegaskan, Republik Islam bertekad menjalin hubungan baik dan bersahabat dengan negara-negara tetangga, termasuk Pakistan.

Di lain pihak, Kepala Staf Angkatan Bersenjata Pakistan, memuji hubungan timbal balik yang mengakar antara Tehran dan Islamabad seraya mengatakan, negaranya ingin meningkatkan hubungan pertahanan dan militer dengan Iran bersamaan dengan kerja sama politik dan ekonomi.

Bajwa menambahkan bahwa perpecahan di antara negara-negara Islam harus diselesaikan melalui dialog serta menekankan bahwa Barat tidak boleh dibiarkan menebar perpecahan dengan tujuan menjual senjata ke negara-negara regional.

(ibnu/parstoday)

Previous
« Prev Post

Komentar Anda:

Loading...

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *