PADANG

SUMBAR

Nasional

Parlementaria

Ratusan Masyarakat Serbu Festival Kuliner Khas Payakumbuh

Festival Kuliner Payakumbuh yang berlangsung di kawasan Medan Nan Bapaneh, Ngalau Indah.

Ratusan Masyarakat Serbu Festival Kuliner Khas Payakumbuh
BENTENGSUMBAR. COM - Ratusan masyarakat tumpah ruah pada Festival Kuliner Payakumbuh yang berlangsung di kawasan Medan Nan Bapaneh, Ngalau Indah, Payakumbuh, Minggu 26 November 2017. 

Festival Kuliner yang menjadi bagian dari rangkaian Payakumbuh Botuang Festival 2017 ini dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Payakumbuh Erwin Yunaz didampingi Ketua Komisi Ketua Komisi V DPRD Sumbar Supardi, Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar yang  diwakili oleh Muasri, Ketua DPRD Payakumbuh YB Dt. Parmato Alam, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Payakumbuh, Kajari, Dandim, BPJS dan unsur Forkopimda Payakumbuh.

Ketua Panitia Festival Kuliner Aplimadanar yang juga Sekretaris Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Payakumbuh mengatakan festival ini diikuti lima kecamatan yang ada di Payakumbuh. Masing-masing kecamatan menghadirkan aneka kuliner khas daerah dengan minuman tradisional Teh Talua dan air nira.

"Aneka kuliner khas Payakumbuh seperti Kacimuih, Pindik, Lamang Tapai, dan berbagai jenis kuliner lainnya hadir memanjakan lidah masyarakat yang hadir di Minggu pagi ini. Semuanya didapatkan secara gratis dan sepuasnya," ujar Aplimadanar saat menyampaikan laporan kegiatan Festival Kuliner Payakumbuh 2017.

Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar yang diwakili Muasri mengapresiasi ide dan gagasan dari Payakumbuh yang dalam hal ini seniman Payakumbuh yang telah menggagas ide ini. Sehingga dengan ide tersebut lahirlah kegiatan Payakumbuh Botuang Festival yang didukung oleh Dinas Kebudayaan Sumbar dan Komisi V DPRD Sumbar lewat anggaran yang disediakan untuk mengangkatkan iven Botuang perdana di Sumbar ini.

"Kegiatan ini diharapkan dapat membangkitkan potensi Payakumbuh melalui peristiwa kebudayaan yang dalam hal ini adalah Payakumbuh Botuang Festival. Semoga ke depannya Payakumbuh dapat lebih meningkatkan berbagai iven kebudayaan yang ada di Payakumbuh sehingga menjadi nilai tersendiri dalam menarik wisatawan yang ada, baik itu dalam negeri maupun mancanegara," ujar Muasri didampingi Sekri Budiman.

Ketua Komisi V DPRD Sumbar Supardi  dan Ketua DPRD Payakumbuh YB Dt. Parmato Alam sebagai anggota dewan mendukung penuh festival yang diselenggarakan di Kapalo Koto Ampangan, Nagari Aua Kuniang ini. Menurutnya kegiatan ini dapat menjadi wadah bagi Payakumbuh untuk promo potensi kota baik itu bidang seni, budaya, wisata, dan ekonomi kreatif masyarakat lainnya.

"Mohon dukungan masyarakat semuanya dan jadikan ini sebagai momentum memajukan Payakumbuh ke depannya. Kemudian semoga in menjadi langkah awal bagi Payakumbuh menemukan jati diri dan branding kota. Contohnya Payakumbuh Kota Kuliner atau Payakumbuh Kota Festival. Sehingga ini dapat mengembangkan potensi yang ada melalui festival dan kuliner," kata Supardi dan YB Dt. Parmato Alam dihadapan ratusan masyarakat yang memadati lokasi.

Wakil Walikota Payakumbuh Erwin Yunaz berharap Payakumbuh menjadi Landmark of Sumatra Barat. Ia pun menyatakan kesiapannya sebagai pemerintah until bergandengan tangan bersama masyarakat dan seniman dalam memajukan Payakumbuh ke depan.

"Tantangan ke depan yaitu kita harus kreatif. Semoga momentum ini menjadi awal kebangkitan Payakumbuh lebih jaya ke depan dan kami pemerintah siap menerima ide-ide kreatif demi majunya Payakumbuh. Kemudian terimakasih kepada Anggota Dewan Provinsi daj Kota, seniman dan berbagai pihak yang telah terlibat dalam mengangkatkan acara ini," kata Erwin Yunaz yang dilanjutkan dengan pemukulan kentongan bambu sebagai tanda dibukanya Festival Kuliner sebagai rangkaian Payakumbuh Botuang Festival.

Salah seorang pengunjung dari Perumnas Talang, Kecamatan Payakumbuh Barat, Dian Fajria mengapresiasi Festival Kuliner dan rangkaian Payakumbuh Botuang Festival. Ia menilai kegiatan ini sanga menarik karena melibatkan masyarakat sehingga masyarakat mengetahui berbagai hal tentang Botuang, baik itu manfaatnya dan sumber penghasilan lain dari Botuang.

"Selama ini masyarakat terkesan cuek akan Botuang ini. Tapi adanya festival ini, saya sebagai masyarakat mengetahui banyak hal tentang Botuang. Selain itu, Festival Kuliner ini juga membuat masyarakat lebih mengenal makanan khas yang mda di masing-masing kecamatan atau daerah yang ada di Payakumbuh," kata Dian usai mencicipi aneka kuliner di stand kuliner yang ada.

Ia pun berharap kuliner masing-masing daerah yang ada di Payakumbuh dapat dikembangkan dan berlanjut setiap tahun. Sehingga menurutnya juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk datang ke Payakumbuh serta Payakumbuh menjadi destinasi wisata unggulan di Sumatra Barat. 

Editor: Zamri Yahya
Penulis: Nasrul Azwar

Iklan Alex Indra Lukman
Previous
« Prev Post

Komentar Anda:

Loading...

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *