PADANG

SUMBAR

NASIONAL

Pariwisata

Ekonomi

POLITIK

HUKUM

Most Popular

Deklarasi Dihadiri 22 Ribu Massa, Ketua LKAAM Berterimakasih Kepada Koalisi Padang Bersatu Karena Usung Emzalmi-Desri Ayunda

Deklarasi pasangan Emzalmi-Desri Ayunda, Minggu, 7 Januari 2018 di Lapangan Imam Bonjol Padang.

Deklarasi Emzalmi-Desri Dihadiri 22 Ribu Massa, Ketua LKAAM Berterimakasih Kepada Koalisi Padang Bersatu
BENTENGSUMBAR. COM - Deklarasi pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Padang 2018, Emzalmi-Desri Ayunda dihadiri oleh sekira 22 ribu massa dari berbagai penjuru Kota Padang, Minggu, 7 Januari 2018, bertempat di Lapangan Imam Bonjol Padang, Sumatera Barat. 

Deklarasi tersebut juga dihadiri oleh ketua-ketua Partai Politik di tingkat Kota Padang, Ninik Mamak, Bundo Kandung, dan segenap tokoh masyarakat Kota Padang dan Sumbar.

Acara diawali dengan gerak Jalan Santai yang bertabur hadiah dengan melawati rute jalan-jalan utama di seputaran Pasar Raya Padang dan Lapangan Imam Bonjol. Gerak jalan santai itu juga diikuti oleh pasangan calon Emzalmi-Desri, ketua partai politik, dan tim Relawan Emzalmi-Desri.


Deklarasi Dihadiri 22 Ribu Massa, Ketua LKAAM Berterimakasih Kepada Koalisi Padang Bersatu Karena Usung Emzalmi-Desri Ayunda
Syamsu Rahim, mantan Walikota dan Bupati Solok memberikan orasi diapit oleh Emzalmi-Desri Ayunda. 
"Kita mendistribusikan sebanyak 20 ribu kupon kepada warga kota dan kader partai politik. Namun yang hadir lebih dari 20 ribu orang. Perkiraan kita sekira 22 ribu orang,"ujar Mainaldi Leo, Kepala Bagian Logistik tim Relawan Emzalmi-Desri.

Usai gerak Jalan Santai, masing-masing ketua partai politik diminta menaiki panggung orasi bersama dengan tokoh adat dan tokoh masyarakat. Pembacaan deklarasi dilakukan oleh Ketua DPD Partai Golkar Kota Padang, Wahyu Iramana Putra didampingi semua ketua partai politik pengusung dan pendukung Emzalmi-Desri. 

"Tekad kami dari Koalisi Padang Bersatu adalah memenangkan pertarungan di Pilkada Kota Padang. Kita tidak melakukan pemilihan Wali Kota, tetapi kita mengganti Wali Kota Padang pada 27 Juni 2018,"pungkas Wahyu usai membacakan deklarasi kebulatan tekad Koalisi Padang Bersatu. 

Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sayuti Datuak Rajo Panghulu yang didaulat mewakili tokoh adat mengucapkan terimakasih kepada partai politik yang tergabung dalam Koalisi Padang Bersatu karena telah mendukung Emzalmi-Desri Ayunda selaku putra daerah Kota Padang. 


Wahyu Iramana Putra, Ketua Tim Koalisi Padang Bersatu ketika menyampaikan orasi.
"Kami berterimakasih kepada Koalisi Padang Bersatu yang telah mengusung dan mendukung pasangan calon Emzalmi-Desri Ayunda. Kita tidak memilih Wali Kota pada Pilkada besok, tetapi menukar Wali Kota. Emzalmi-Desri Ayunda untuk semua warga kota, bukan untuk kepentingan kelompok dan partai saja,"ujarnya. 

Menurutnya, Kota Padang harus dipimpin oleh putra daerahnya sendiri di era otonomi daerah, karena merekalah yang paham kondisi Kota Padang. Apatah lagi, Emzamli dan Desri Ayunda merupakan profesional di bidangnya masing-masing. Emzamli merupakan birokrat tulen, sedangkan Desri Ayunda terkenal sebagai profesional di PT. Semen Padang dan anak perusahaannya. 

Senada dengan itu, Syamsu Rahim selaku tokoh masyarakat Sumatera Barat menegaskan, pasangan Emzalmi-Desri Ayunda adalah untuk semua warga kota, baik itu dari etnis Nias, Batak, Jawa, Makasar, Tinghoa, apalagi Minangkabau. Pasangan ini akan merangkul semua elemen warga kota dalam kepemimpinannya. 

"Kita tidak butuh pemimpin yang eksklusif, yang hanya mementingkan kelompok dan golongannya sendiri. Tetapi kita ingin Emzalmi-Desri Ayunda untuk semua warga Kota Padang yang heterogen, yang penduduknya dari berbagai etnis,"ujarnya.


Deklarasi Dihadiri 22 Ribu Massa, Ketua LKAAM Berterimakasih Kepada Koalisi Padang Bersatu Karena Usung Emzalmi-Desri Ayunda
Kader partai politik pengusung dan pendukung Emzalmi-Desri Ayunda. 
Namun, katanya, jika Emzalmi-Desri terpilih sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang, mereka harus selalu kompak dalam memimpin Kota Padang, tidak boleh retak atau pecah di tengah jalan. 

Sementara itu, Emzalmi selaku calon Wali Kota berterimakasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya yang maju sebagai calon Wali Kota Padang bersama Desri Ayunda. 

Ïnilah yang kita tunggu-tunggu, dukungan penuh partai politik yang ada di Kota Padang,"ujarnya.

Desri Ayunda sendiri dalam orasinya menyorot masih tingginya tingkat kemiskinan di Kota Padang. Ia mengatakan, saat ini tingkat kemiskinan di Kota Padang masih 25 persen dari jumlah penduduk Kota Padang.

"Kita akan berantas kemiskinan itu. Untuk itu, kami mohon doa dan dukungan warga kota ini untuk maju di Pilkada Kota Padang,"tegasnya. 

Deklarasi itu juga dihadiri Ketua DPW PPP Sumbar, Hariadi, Ketua DPW Partai Gerindra Sumbar, Nasrul Abut, Ketua DPW Partai Demokrat Sumbar Josrizal Zain, Ketua DPW Hanura Sumbar Marlis, Ketua DPW Perindo Sumbar Muhammad Tauhid, Ketua DPD Partai Golkar Sumbar Hendra Irawan Rahim, Ketua DPW NasDem Sumbar Amin Mulkan, anggota DPR RI Endra Syaiful, dan anggota DPRD Kota Padang dan Sumbar dari partai pengusung dan pendukung Emzalmi-Desri. 

Koalisi Padang Bersatu terdiri dari Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai NasDem, PPP, PDI Perjuangan, Partai Demokrat, dan PKB. Sedangkan partai pendukung terdiri dari Partai Hanura, dan Perindo.

(by)

Previous
« Prev Post

Komentar Anda:

Loading...

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *