PADANG

SUMBAR

Nasional

Parlementaria

          Kabar Buruk Buat Pendukung Prabowo, Gubernur Sulsel Target Jokowi-Maruf Menang 80 Persen
Nurdin Abdullah ketika disalami Presiden Jokowi usai dilantik menjadi Gubernur Sulsel, beberapa waktu lalu.

Kabar Buruk Buat Pendukung Prabowo, Gubernur Sulsel Target Jokowi-Maruf Menang 80 Persen

Iklan Desri Ayunda
Kabar Buruk Buat Pendukung Prabowo, Gubernur Sulsel Target Jokowi-Maruf Menang 80 Persen
BENTENGSUMBAR. COM - Gubernur baru Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah, terang-terangan menyatakan dukungan terbuka kepada pasangan bakal Calon Presiden-Wapres RI, Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin. Bahkan Guru Besar Unhas yang terpilih di Pilgub Sulsel 2018 ini menargetkan kemenangan besar Jokowi-Maruf di Pilpres 2019. 

Gubernur Sulsel, Prof Muhammad Nurdin Abdullah optimistis, kemenangan pasangan bakal calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin (Jokowi-Ma'ruf) di Sulawesi Selatan pada Pilpres 2019 mendatang, 80 persen lebih. Hal itu disampaikan saat menghadiri deklarasi relawan bulak sumur atau Blusukan Jokowi Sulawesi Selatan dan Tim pemenangan pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Rabu, 12 September 2018 malam. 

Deklarasi itu digelar di bekas posko pemenangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (Prof Andalan) pada pemilihan gubernur (Pilgub) 2018, Jl Haji Bau, Makassar.

"Kalau dulu Jokowi-JK menang 70 persen lebih, maka saya optimis Pak Jokowi akan menang 80 persen lebih," kata Nurdin, Rabu, 12 September 2018.

Nurdin pun menjelaskan alasannya mengapa menghadiri deklarasi relawan Jokowi-Ma'ruf. Menurut Guru Besar Unhas Makassar itu, kehadirannya bukan dalam kapasitas sebagai kepala daerah. Namun, Prof Andalan.

"Secara pribadi saya mendukung full Pak Jokowi. Target 80 persen kemenangan di Sulsel itu karena kinerja. Betul dulu ada Pak JK, sekarang kinerja," kata Nurdin menanggapi pertanyaan wartawan bahwa Jokowi dulu mendapatkan 70 persen kemenangan karena ada Jusuf Kalla.

"80 persen kemenangan ini juga dari masyarakat, rakyat melihat kinerja, mereka melihat dan merasakan manfaat dari pembangunannya. Jokowi dua periode," ungkapnya.

Di Pilgub Sulsel 2018, Nurdin Abdullah dan pasangannya Andi Sudirman Sulaiman diusung PAN, PKS, dan PDIP.

Tim Prabowo-Sandi Tak Gentar

Partai koalisi calon Presiden dan Calon Wakil Presiden RI, Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno memutuskan bentuk tim pemenangan Sulsel berbentuk presidium. Hal itu diputuskan usai menggelar rapat antara Partai Gerindra dan Parpol koalisi di Kantor DPD Gerindra Sulsel, Jl Gunung Bawakaraeng, Rabu, 12 September 2018.

Sehingga, kelima ketua partai koalisi Prabowo-Sandi mempunyai kekuatan setara dalam penentuan tim pemenangan Prabowo-Sandiaga.

"Kita membentuk presidium tim pemenangan, jadi semua adalah ketua," kata Juru Bicara Partai Gerindra Sulsel, Sawaluddin Arief, Rabu, 12 September 2018.

Sawaluddin optimistis relawan dan tim pemenangan Prabowo-Sulsel tak gentar meski lawannya mendapat dukungan penuh dari Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah.

"Yang akan memilih nanti adalah rakyat. Suara rakyat tak bisa diatur-atur sekarang," kata Sawal.

Di Sulsel, Ketua DPD Gerindra Sulsel Andi Idris Manggabarani didaulat jadi Koordinator Presidium Pemenangan Prabowo-Sandi.

"Teman-teman di partai koalisi sudah bersepakat untuk menunjuk saya sebagai ketua tim koalisi atau tim pemenangan di Sulsel," ujar IMB.

IMB menambahkan, dalam waktu dekat penunjukan dirinya sebagai ketua tim pemenangan akan dilaporkan ke tim pemenangan di Jakarta.

"Tim pemenangan pusat akan membuat dan memberikan SK atas kesepakatan yang telah kita putuskan hari ini," katanya.

Lebih lanjut, IMB meminta kepada partai koalisi di tingkat kabupaten dan kota se-Sulsel agar segera menindaklanjuti dan juga menggelar pertemuan agar bisa bergerak cepat.

(Sumber: tribunnews.com)
Advertisement
Iklan Alex Indra Lukman
Iklan Mastilizal Aye
Iklan Mastilizal Aye
Previous
« Prev Post

Komentar Anda:

Loading...

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *