BENTENGSUMBAR. COM - Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Barat Nasrul Abit mengatakan, Tour de Singkarak (TdS) adalah harga diri masyarakat Sumatera Barat dalam kegiatan promosi daerah di dunia internasional. Kegiatan TdS ini telah masuk 10 tahun penyelenggara dan agenda TdS rutin yang mesti dipertahankan dalam menggairahkan pembangunan di Sumatera Barat.
"Kita amat sayang Kabupaten Solok Selatan tidak ikut serta karena tahun ini ada berkaitan dengan agenda pembangunan jalan Solok Selatan-Sungai Penuh - Jambi dalam pengembangan kegiatan TdS nantinya di Sumatera. Namun karena Solok Selatan tidak ikut, kita mungkin hanya akan bahas jalan Tapan Sungai Penuh Jambi, " tegas Wagub Nasrul Abit pada saat Rapat Koordinasi Teknis TdS 2018, di Mercure hotel Padang, beberapa waktu lalu.
Hadir dalam kesempatan itu Wakil Ketua DPRD, Arkadius Dt. Intan Bano, Kadis Pariwisata Oni Yulfian, Direktur Pemasaran Kementrian Pariwisata RI Floria Pardusi, Forkopimda, Utusan Kabupaten/kota se Sumatera Barat serta pihak-pihak terkait lainnya.
Wagub menegaskan, keberadaan TdS merupakan event internasional yang mampu membawa Sumatera Barat diketahui banyak orang di seluruh dunia. Kepercayaan yang telah diberikan oleh Kementerian Pariwisata RI dalam memajukan Pariwisata Indonesia khususnya Sumatera Barat, yang dari tahun ke tahun mampu mendongkrak kunjungan wisata ke Sumatera Barat.
"TdS tahun 2019 mesti semua kabupaten dan kota yang ada wajib ikut serta, kecuali Kabupaten Mentawai kita masih kendala transportasi dan fasilitas jalan yang terbatas," ungkapnya.
Editor: Zamri Yahya, SHI
Laporan: Zardi Syahrir
"Kita amat sayang Kabupaten Solok Selatan tidak ikut serta karena tahun ini ada berkaitan dengan agenda pembangunan jalan Solok Selatan-Sungai Penuh - Jambi dalam pengembangan kegiatan TdS nantinya di Sumatera. Namun karena Solok Selatan tidak ikut, kita mungkin hanya akan bahas jalan Tapan Sungai Penuh Jambi, " tegas Wagub Nasrul Abit pada saat Rapat Koordinasi Teknis TdS 2018, di Mercure hotel Padang, beberapa waktu lalu.
Hadir dalam kesempatan itu Wakil Ketua DPRD, Arkadius Dt. Intan Bano, Kadis Pariwisata Oni Yulfian, Direktur Pemasaran Kementrian Pariwisata RI Floria Pardusi, Forkopimda, Utusan Kabupaten/kota se Sumatera Barat serta pihak-pihak terkait lainnya.
Wagub menegaskan, keberadaan TdS merupakan event internasional yang mampu membawa Sumatera Barat diketahui banyak orang di seluruh dunia. Kepercayaan yang telah diberikan oleh Kementerian Pariwisata RI dalam memajukan Pariwisata Indonesia khususnya Sumatera Barat, yang dari tahun ke tahun mampu mendongkrak kunjungan wisata ke Sumatera Barat.
"TdS tahun 2019 mesti semua kabupaten dan kota yang ada wajib ikut serta, kecuali Kabupaten Mentawai kita masih kendala transportasi dan fasilitas jalan yang terbatas," ungkapnya.
Editor: Zamri Yahya, SHI
Laporan: Zardi Syahrir
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »
