PADANG

SUMBAR

Iklan Bapenda

Masjid Al Jihad Boriay Desa Sinakak Butuh Bantuan Pembangunan

          Masjid Al Jihad Boriay Desa Sinakak Butuh Bantuan Pembangunan
Wagub Nasrul Abit menyempatkan diri meninjau Masjid Al Jihad di sela-sela kunjungan ke Dusun Boriay.
Iklan Albert
Masjid Al Jihad Boriay Desa Sinakak Butuh Bantuan Pembangunan
BENTENGSUMBAR. COM - Wakil Gubernur Nasrul Abit menyempatkan diri meninjau Masjid Al Jihad di sela-sela kunjungan ke Dusun Boriay Desa Sinakak Pagai Selatan, Selasa, 15 Januari 2019. Pada kesempatan itu, ia menyampaikan,  masjid Al-Jihad membutuhkan bantuan dan sumbang dana dari masyarakat agar dapat dimanfaatkan dalam pendidikan keagamaan di Boriay yang penduduknya 100 persen muslim. 

Selain belum ada listrik dan penerangan, kata wagub, daerah ini juga membutuhkan pembangunan jaringan telekomunikasi. Daerah ini betul-betul butuh sentuhan pembangunan secepatnya. "Kita bersyukur  Masjid Al Jihad dibangun secara bergotong-royong oleh masyarakat Boriay selain menjadi tempat beribadah juga dipergunakan untuk pertemuan masyarakat dalam berbagi informasi serta pendidikan keagamaan," ungkap Nasrul Abit. 

Seorang masyarakat Agus Sumarto Samaloisa mengatakan, Masjid Al Jihad Dusun Boriay Desa Sinakak Kecamatan Pagai Selatan terletak diatas perbukitan dengan ketinggian di atas 50 meter diatas permukaan laut.  Butuh waktu berjalan kaki sejauh 2 km dari lokasi Dermaga Boriay untuk mencapai masjid ini. 

"Dahulu masjid tersebut ada di dekat Demaga Boriay,  namun karena ada tsunami Nias tahun 2007, ada dampak air naik setinggi 150 meter.  Maka sejak itu masyarakat Boriay berbondong membuat perumahan baru di atas bukit untuk menghindari air pasang dan tsunami. Namun saat ini beberapa masyarakat masih juga tinggal dirumah dekat dermaga karena kehidupan mereka sebagai nelayan. Selain sebagai nelayan, beberapa orang masyarakat juga memiliki kebun dan sawah serta kebun cengkeh," ujar Agus. 

Agus juga menceritakan kondisi masjid Al-Jihad dengan luas 20x20, dibangun tahun 2008. Saat ini kondisi pembangunan Masjid Al-Jihad masih berlantai coran kasar,  dinding kayu dan baru ada tikar 5 buah.  Ada imam dan guru mengaji uztad Basril dan Jarman.  Untuk kegiatan mengaji jumlah Alquran masih kurang, dan baru ada 10 buah. 

"Kita berharap masjid Al-Jihad dapat dibangun permanen kuat,  selain tempat rumah ibadah juga sebagai pelarian jika terjadi gempa dan tsunami bagi semua orang di dusun Bariay. Karena bantuan,  sumbangan dari pemerintah dan masyarakat muslim lainnya tentulah kami harapkan," harapnya. 

Editor: Zamri Yahya, SHI
Laporan: Zardi Syahrir
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...
loading...

Komentar Anda:

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *