PADANG

SUMBAR

Iklan Bapenda

Elektabilitas Jokowi di Kalangan Pemilih Muslim Cenderung Turun

          Elektabilitas Jokowi di Kalangan Pemilih Muslim Cenderung Turun
Jokowi menjadi Imam salat Zuhur di ruang Sekretariat Pondok Pesantren Darul Ulum, Jombang , Jawa Timur , Selasa (18/12/2018).
Elektabilitas Jokowi di Kalangan Pemilih Muslim Cenderung Turun
BENTENGSUMBAR. COM - Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI), Adjie Alfaraby mengungkapkan hasil survei terkait elektabilitas Jokowi-Ma'ruf yang cenderung turun terhadap pemilih Muslim. Sementara, dukungan pemilih Muslim terhadap Prabowo-Sandi justru meningkat.

"Di kantong pemilih Muslim, dukungan terhadap Jokowi-Ma'ruf pada Januari 2019 cenderung menurun jika dibandingkan survei Agustus 2018," kaya Adjie di kantor LSI Denny JA, Jakarta, Kamis 7 Februari 2019.

Ia menyebutkan, pada Agustus 2018 dukungan pemilih Muslim pada Jokowi-Ma'ruf sebesar 52,7 persen. Sementara pada akhir Januari 2019, dukungan pemilih Muslim turun ke 49,5 persen.

"Di sisi lain, dukungan terhadap Prabowo-Sandi di kantong pemilih Muslim cenderung meningkat," kata Adjie.

Pada Agustus 2018, dukungan pemilih Muslim pada Prabowo-Sandi sebesar 27,9 persen. Lalu saat ini meningkat menjadi 35,4 persen. Meski dukungan terhadap Prabowo naik pada segmen pemilih ini, tapi elektabilitasnya masih di bawah Jokowi-Ma'ruf.

"Secara total Jokowi-Ma'ruf masih unggul di atas dua digit dari Prabowo-Sandi di kantong pemilih Muslim," kata Adjie.

Ia menjelaskan sebab naik dan turunnya elektabilitas kedua pasangan calon karena ada framing isu yang muncul ke publik. Di antaranya soal Jokowi masih dianggap tak ramah terhadap Islam.

"Kenapa Jokowi terjadi penurunan karena akibat dari kampanye framing isu hingga muncul ke publik Jokowi tak ramah terhadap Islam. Sentimen Islam dikaitkan dengan paslon 02," kata Adjie.

Survei ini dilakukan pada 18-25 Januari 2019 dengan 1200 responden. Survei menggunakan metode multistage random sampling di 34 provinsi. Lalu margin of error sebesar 2,8 persen. LSI juga melakukan riset kualitatif dengan metode FGD, analisis media, dan indepth interview

(Source: viva.co.id)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...
loading...

Komentar Anda:

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *