PADANG

SUMBAR

Iklan Bapenda

Tangis Tasniem Fauzia Rais Saat Curhat Harga Mahal ke Rocky Gerung

          Tangis Tasniem Fauzia Rais Saat Curhat Harga Mahal ke Rocky Gerung
Putri Amien Rais, Tasniem Fauzia Rais.
Tangis Tasniem Fauzia Rais Saat Curhat Harga Mahal ke Rocky Gerung
BENTENGSUMBAR. COM - Putri Amien Rais, Tasniem Fauzia Rais, sempat curhat mengenai harga bahan pokok kepada Rocky Gerung dengan cukup emosional. Tasniem menyampaikan hal tersebut sambil menangis. 

Momen itu terjadi ketika kuliah umum Rocky Gerung di Yogyakarta pada Jumat, 22 Februari 2019 lalu. Rekaman acara itu lalu diunggah oleh ADITV ke Youtube. 

Selain Rocky, Amien Rais juga menghadiri kuliah umum tersebut. Anak Amien Rais lainnya, Hanum Salsabila Rais menjadi moderator. Setelah pemaparan dari Rocky dan Amien, Hanum membuka sesi tanya jawab. Salah satu yang bertanya adalah adik Hanum, Tasniem. 

"Nama saya Tasniem Fauzia, saya seorang emak-emak beranak dua dan saya merasakan betapa mahalnya sekarang seluruh bahan-bahan pokok," tutur Tasniem sambil terisak.

Tasniem sempat menghentikan ucapannya dan mengusap air matanya. Dia lalu melanjutkan pertanyaannya untuk Rocky. 

"Nomor satu, saya mau tanya sama Bang Rocky, gimana kita bisa meyakinkan para milenial yang mungkin mereka tidak kuliah Bang Rocky, jadi mereka hanya attach to socmed that which is there are so many hoax over there ya kan. Dan gimana kita meyakinkan mereka dalam kurun waktu 1,5 bulan, apakah itu mungkin, is it possible?" imbuhnya. 

Selain bertanya ke Rocky, Tasniem juga mengajukan pertanyaan untuk sang ayah. Dia bertanya soal lulusan pendidikan tinggi serta ustaz dan ulama yang menurutnya munafik. 

Tangis Tasniem Fauzia Rais Saat Curhat Harga Mahal ke Rocky Gerung

Rocky Gerung menjawab pertanyaan Tasniem dengan berkaca pada sejarah Eropa dan pemimpin yang separuh-paruh. Menurut Rocky Eropa menemui jalan buntu karena pemimpinnya seorang medioker atau separuh-separuh. 

"Separuh punya pengetahuan tapi ingin pamer, separuh punya kekuasaan tapi arogan, separuh soleh tapi ingin masuk surga. Di antara kaum yang separuh-paruh inilah bangsa ini mengalami keterpurukan," ujar Rocky. 

"Makanya kita lakukan konfrontasi yang sifatnya kualitatif, kita ingin ubah kualitasnya satu kali. Perubahan secara kimiawi, bukan tambal sulam, untuk menghasilkan Indonesia yang baru, untuk milenial," jelasnya. 

Rocky menjelaskan, perubahan tersebut harus dimulai sejak pemilu 2019. Agar ketika 2030 mendatang, Indonesia bersih dari kaum medioker. 

"Kita pastikan bahwa dari tahun 2019 ke 2024, jalannya pasti masih banyak lobang, banyak problem, banyak penumpang gelap, tapi 2024 ke 2029 sebutlah 2030 itu namanya dekade milenial," ujar Rocky. 

"Kita sama-sama lakukan perubahan ini, supaya jalan 2019 ke pemilu berikutnya benar-benar bersih dari kaum medioker. Artinya mereka yang tanggung, alias IQ 200 kolam," imbuhnya.

(Source: detik.com)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...
loading...

Komentar Anda:

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *