PADANG

SUMBAR

Iklan Bapenda
Sumbar

Gubernur Gencar Buru Investor ke Luar Negeri, Laju Investasi Sumbar Tunjukkan Tren Positif

          Gubernur Gencar Buru Investor ke Luar Negeri, Laju Investasi Sumbar Tunjukkan Tren Positif
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menerima kunjungan Kishi Group Japan. Mereka akan berinvestasi di sektor Perikanan, Peternakan dan Tenaga Kerja.
Gubernur Gencar Buru Investor, Laju Investasi Sumbar Tunjukkan Tren Positif
BENTENGSUMBAR. COM - Laju investasi di Sumatera Barat (Sumbar) melanjutkan tren positif. Tren positif investasi tidak lepas dari gencarnya Gubernur Sumbar Irwan Prayitno memburu investor ke luar negeri, misalnya ke Amerika Serikat, Jepang, Australia, Malaysia, Maroko, Rusia, Brunai Darussalam, dan negara-negara lainnya. 


Gubernur Gencar Buru Investor ke Luar Negeri, Laju Investasi Sumbar Tunjukkan Tren Positif
Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno pada kegiatan promosi budaya di Cina dalam kegiatan pada ajang The 15th Cina, Asean Expo Cina (Caexpo), Asean Busineess and Invesment Summit yang dilaksanakan di Nanning, Guangxi, RRT.
Selain itu, Gubernur Irwan Prayitno menghadiri sekaligus membuka Forum Investasi Provinsi Sumbar. Forum Investasi 2 ini melibatkan DPMPTSP dan kalangan pengusaha kabupaten dan kota se Sumatera Barat. Tujuannya mematangkan kesiapan daerah dalam menerima ivestasi.

Menurut Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPM PPT) Sumbar, Maswar Dedi, forum Investasi ini merupakan wadah dan dengar pendapat dalam mengatasi permasalahan investasi atau penanaman modal. 

"Forum  ini kami adakan sebagai wadah hearing, mendengar dan mengatasi permasalahan dalam kegiatan penanaman modal, serta mencari solusi yg terbaik dalam rangka peningkatan dan pengembangan iklim investasi di Sumbar," ujar Maswar. 


Gubernur Gencar Buru Investor ke Luar Negeri, Laju Investasi Sumbar Tunjukkan Tren Positif
Gubernur Irwan Prayitno Tawarkan Investasi ke Pengusaha Australia di ajang IABS 2018.

Dikatakannya, investasi di Sumbar masih didominasi energi terbarukan, pariwisata dan perikanan. Berdasarkan, realisasi PMA tahun 2018 berdasarkan sektornya, maka sektor primer 85.998,90, sektor  skunder 50.850,80 dan sektor tersiar 43.950,00.

Maswar mengatakan, investasi di bidang energi terbaru ada PT Supreme Energy Muara Laboh yang akan beroperasi kembali setelah mendapatkan suntikan dana segar dari mitranya. Kemudian PT Hitay Daya Energy yang akan mengelola panas bumi di sekitar Gunung Talang, Kabupaten Solok. Sementara investasi bidang pariwisata ada beberapa potensi diantaranya Kawasan Mandeh, KEK Mentawai dan Kawasan Gunung Padang.


Gubernur Gencar Buru Investor ke Luar Negeri, Laju Investasi Sumbar Tunjukkan Tren Positif
Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno memaparkan peluang investasi pada forum bisnis bersama KADIN Illinois, di Chicago Amerika Serikat.

Di bidang perikanan, sejumlah investor asal Singapura mulai menjajaki pengolahan perikanan tangkap.

"Kita terus promosikan potensi daerah agar investasi makin banyak masuk," kata dia.

Ia mengatakan, iklim investasi Sumatera Barat  saat ini sudah  melapaui  target. "Target kita cuma 4,1 persen, sedang pemcapain kita saat ini sudah 4,7 persen,” katanya. 


Gubernur Gencar Buru Investor ke Luar Negeri, Laju Investasi Sumbar Tunjukkan Tren Positif
Gubernur Sumbar Ajak Pengusaha AS Investasi di Energi dan Wisata.

Realisasi  investasi tahun 2018 berdasarkan target RPJM provinsi Sumatera Barat, penanaman modal dalam negri (PMDN) target sebesar 3.480.418,35 juta dan target yang tercapai 2.309,60 juta, porsentasi capaian realisasi 66,36%. Penanam modak asing (PMA) target 52.913,00 US$ ribu, realisasinya 180.799,70 US$ ribu dan gabuangan  dari Penaman Modal Dalam Negri(PNDN)dan penanam Modal Asing  targaet 4.189.452,55 juta, sedangkan rearisarinya berjumlah 4.732.165,58 dengan porsentase 112,95%. Investor asing yang menanamkan modalnya ke sumatera terdiri dari 21 negara, yang paling tinggi menanakan investasinya adalah Jepang 49.171,70 investasi.

Maswar Dedi menyebutkan, investor Jepang cukup banyak berinvestasi di Indonesia. Sehingga peluang investasi di Sumbar juga terbuka lebar. Apalagi Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Pusat menargetkan nilai investasi Sumbar di angka Rp 8,3 triliun untuk 2018.


Gubernur Gencar Buru Investor ke Luar Negeri, Laju Investasi Sumbar Tunjukkan Tren Positif
Gubernur Irwan Prayitno dan rombongan saat kunjungan ke Trento, Italia untuk penjajakan kerjasama energi terbarukan (renewable energy).

"Pencapaian itu bisa kami lihat akhir tahun. Memang cara mengejar target itu hanya dengan investasi. Sebab kami tidak bisa mengandalkan APBN, APBD provinsi dan kabupaten/kota yang jumlahnya terbatas," tuturnya.

Tahun lalu, target BKPM sebesar 4,1 triliun berhasil dicapai Pemprov Sumbar. Namun untuk investasi lokal sedikit mengalami penurunan. Sementara di Penanaman Modal Asing atau (PMA) meningkat tajam hampir 400 persen.

Pemahaman terhadap progres investasi perlu dipahami semua masyarakat. Terutama masyarakat yang berada disekitar obyek investasi. Dimana hasil dari investasi itu akan terlihat setelah berproses sekian tahun setelahnya.

"Kami berharap masyarakat memberikan kemudahan dalam proses pembebasan lahan dan izin-izin yang berkaitan dengan mereka. Sebab kesulitan selama ini sering terjadi di pembebasan lahan," ujar Maswar.

(***)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...
loading...

Komentar Anda:

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *