PADANG

SUMBAR

Iklan Bapenda

Tanggapi Fadli Zon, TKN: Penyebaran Fitnah ke Jokowi Fakta, Halusinasi di Mana?

          Tanggapi Fadli Zon, TKN: Penyebaran Fitnah ke Jokowi Fakta, Halusinasi di Mana?
Juru Bicara TKN Jokowi-Ma'ruf, Daniel.
Tanggapi Fadli Zon, TKN: Penyebaran Fitnah ke Jokowi Fakta, Halusinasi di Mana?
BENTENGSUMBAR. COM - Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin menepis anggapan Waketum Gerindra Fadli Zon yang menyebut capres nomor urut 01 berhalusinasi. TKN menyebut penyebaran fitnah yang menyasar Jokowi merupakan fakta.

"Penyebaran hoax yang berisi fitnah dan kebohongan terhadap Pak Jokowi itu kan fakta yang sudah terbukti. Beberapa malah sudah meralat dan menyampaikan maaf secara langsung bahwa itu hoax dan tidak benar. Jadi halusinasi di mana?" kata Juru Bicara TKN Jokowi-Ma'ruf, Daniel Johan saat dimintai tanggapan, Senin, 25 Maret 2019.

Jokowi mengaku sudah 4,5 tahun diserang fitnah dan akan melawan fitnah tersebut. Klaim Jokowi itu dianggap Fadli sebagai halusinasi.

Namun, menurut Daniel, esensi dari pernyataan Jokowi bukan berapa lama dia diserang fitnah. Politikus PKB itu menyebut inti dari pernyataan Jokowi yakni masalah fitnah merupakan persoalan bersama.

"Namun (fitnah) ini bukan hanya persoalan Pak Jokowi. (Fitnah) ini persoalan kita semua, penyebaran hoax yang penuh kebohongan, fitnah, dan kebencian adalah musuh kita bersama yang kalau dibiarkan akan menimbulkan kegaduhan dan perpecahan di antara sesama anak bangsa," papar Daniel.

"Bahkan nanti bangsa kita tidak lagi dapat membedakan mana benar, mana salah, mana baik, mana buruk. Jangan sampai Indonesia menjadi bangsa yang kehilangan orientasi nilai," imbuhnya.

Daniel menegaskan penyebaran fitnah dan hoax tak boleh didiamkan. Dia menuturkan, kubu Prabowo juga tak boleh membiarkan penyebaran hoax.

"Jadi sudah benar apa yang Pak Jokowi sampaikan bahwa kita tidak boleh diam dan tidak boleh kalah dengan hoax dan fitnah," jelasnya.

"Baik hoax kepada Pak Jokowi, maupun kepada Pak Prabowo, juga kepada yang lain, (fitnah dan hoax) harus dilawan. Kita tidak bisa membiarkan rakyat hidup dalam dunia hoax, yang palsu," ucap Daniel menambahkan. 

(Source: detik.com)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...
loading...

Komentar Anda:

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *