PADANG

SUMBAR

Iklan 728x90px

Luhut Minta Bawaslu Tindak Info Surat Suara Tercoblos 01 di Malaysia

          Luhut Minta Bawaslu Tindak Info Surat Suara Tercoblos 01 di Malaysia
Menko Kemaritiman Luhut B Pandjaitan.
Luhut Minta Bawaslu Tindak Info Surat Suara Tercoblos 01 di Malaysia
BENTENGSUMBAR.COM - KPU dan Bawaslu tengah menyelidiki kasus surat suara tercoblos untuk pasangan nomor 01 Jokowi- Ma'ruf Amin di Selangor, Malaysia. Menko Kemaritiman Luhut B Pandjaitan belum mau berkomentar banyak.

Luhut mengaku belum tahu lebih dalam soal kasus tersebut. Namun, dia percayakan kasus tersebut kepada Bawaslu, sebagai lembaga pengawas.

"Saya belum tahu beritanya sehingga saya tidak berkomentar. Tapi komentar saya, serahkan saja kepada Bawaslu," jelas Luhut di Ancol, Jakarta, Kamis, 11 April 2019.

Luhut mendorong apabila kejadian tersebut benar terjadi, maka Bawaslu harus segera ditindak. Agar, hal tersebut tidak menjadi polemik.

"Dan kalau salah ditindak kepada Bawaslu sesuai aturan berlaku dan mudah-mudahan tidak dan misalnya iya tindak saja. Kan gini jadi ramai," tutur Luhut.

Diberitakan sebelumnya, beredar video berdurasi sekira satu menit menginformasikan adanya paket-paket berisi surat suara dan surat suara yang telah tercoblos di Selangor, Malaysia. Informasi ini ditemukan oleh pengawas pemilu di Malaysia.

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menyatakan telah menerima informasi mengenai kabar surat suara tercoblos dari Panitia Pengawas Pemilihan Umum Luar Negeri (Panwaslu LN). Bawaslu mendesak KPU untuk mengevaluasi proses pemungutan suara di Malaysia.

"Benar, Panwaslu Kuala Lumpur sebagai penemu dan kami well informed. Kami meminta KPU melakukan evaluasi kinerja. Sebab terbukti PPLN tidak melaksanakan tugas dengan benar," kata anggota Bawaslu RI Fritz Edward Siregar ketika dikonfirmasi, Kamis, 11 April 2019.

Fritz mengatakan, langkah cepat Bawaslu terkait temuan itu membuat rekomendasi kinerja PPLN di Malaysia dengan menghentikan sementara pemungutan suara di seluruh wilayah Malaysia. Sebab, Bawaslu mengendus ada kegiatan terstruktur masif dan sistematis (TSM) kepada bentuk kecurangan Pemilu.

"Jadi kami akan meminta KPU menghentikan pemungutan suara di Seluruh Malaysia untuk sementara sampai duduk perkara dari temuan tersebut jelas," tutur Fritz.

Sementara itu dihubungi terpisah, komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ilham Saputra mengatakan, pihaknya masih mendalami video viral beredar soal surat suara tercoblos di Malaysia, untuk Paslon 01. Menurut Ilham, pihaknya tengah mengecek kebenaran informasi video viral di Malaysia.

"Kami sedang cek kebenarannya dan kejadian persisnya ke Pokja panitia pemilihan luar negeri (PPLN)," kata Ilham dalam keterangan tertulis.

(Source: merdeka.com)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...
loading...

Komentar Anda:

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *