PADANG

SUMBAR

Iklan 728x90px

Pemilik Akun Hina Jokowi Mumi Minta Maaf, Ngaku Tak Bermaksud Menghina

          Pemilik Akun Hina Jokowi Mumi Minta Maaf, Ngaku Tak Bermaksud Menghina
Foto: Ida Fitri pemilik akun yang menghina Jokowi mumi.
Pemilik Akun Hina Jokowi Mumi Minta Maaf, Ngaku Tak Bermaksud Menghina
BENTENGSUMBAR.COM - Selama empat jam, Ida Fitri pemilik akun yang menghina Jokowi mumi diperiksa kembali oleh polisi. Usai pemeriksaan, warga Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar ini lebih ramah menghadapi awak media. 

Di depan kamera, Ida Fitri mengucapkan permintaan maaf kepada seluruh rakyat Indonesia. Ida mengatakan postingannya sama sekali tidak bermaksud menghina kepala negara. 

Sekitar pukul 16.15 WIB, Ida Fitri tampak turun dari ruang pemeriksaan Satreskrim Polresta Blitar. Dia didampingi kuasa hukumnya dan seorang lelaki berambut gondrong. Berbeda saat datang pagi tadi yang menghindari wartawan. Ida tersenyum ketika wartawan mendekat dan bersedia diwawancara. 

"Iyalah, saya minta maaf sedalam-dalamnya. Sebanyak-banyaknya kepada semuanya. Ini bisa juga sebagai pembelajaran bagi semuanya," kata perempuan berusia 44 tahun ini. 

Dengan tangan memegang tasbih, wajah perempuan itu masih tampak segar. Namun Ida tidak bersedia menjawab apa motivasinya mengirimkan gambar mumi dengan wajah mirip Presiden Jokowi itu ke beranda medsosnya. 

"Kalau masalah itu, saya ndak mau komen ya. Silahkan tanya ke pengacara saya. Yang jelas, saya benar-benar minta maaf," imbuhnya. 

Ketika wartawan menanyakan, apakah memang ada niat Ida Fitri untuk menghina Jokowi. Dengan suara lembut wanita itu menjawab

"Ooooo ndak mungkinlah. Ndak mungkin ya," jawabnya sambil tersenyum.

Ida mengaku akan koorperatif dalam proses pemeriksaan kasusnya ini. Dia akan mengikuti alur dan prosedur hukum dalam penanganan kasusnya.

Saat ini kasus postingan akun Aida Konveksi naik ke tahap penyidikan. Polisi sudah meminta keterangan dari beberapa saksi, saksi ahli dan telah memegang barang bukti. Status Ida Fitri masih diperiksa sebagai saksi. Lalu menunggu apa lagi polisi untuk menentukan status hukumnya?

"Sik to sabar. Proses ini. Sabar ya," jawab Kasat Reskrim Polresta Blitar AKP Heri Sugiono.

(Source: detik.com)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...
loading...

Komentar Anda:

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *