PADANG

SUMBAR

Iklan 728x90px

Kapolri: Benny Wenda Sengaja Bikin Rusuh untuk Angkat Isu Papua di PBB

          Kapolri: Benny Wenda Sengaja Bikin Rusuh untuk Angkat Isu Papua di PBB
Foto: Benny Wenda. Polri akan mengejar Benny Wenda dan kelompok yang membuat kerusuhan di Papua.
Kapolri: Benny Wenda Sengaja Bikin Rusuh untuk Angkat Isu Papua di PBB
BENTENGSUMBAR.COM - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyebut tokoh separatis Benny Wenda memanfaatkan situasi kerusuhan yang terjadi di Papua. Tito menyebut Benny akan mengangkat isu kerusuhan Papua di rapat Komisi Tinggi Hak Asasi Manusia PBB (OHCHR).

"Benny Wenda main, ya mereka mau ngejar dalam rangka apa? Kejar dalam rangka tanggal 9, itu ada rapat Komisi HAM di Jenewa, Jadi mereka sengaja agar bikin rusuh segala macam agar di sana ada suaranya Papua rusuh, tanggal 9 itu," kata Tito saat konferensi pers di RS Bhayangkara, Abepura, Papua, Kamis, 5 September 2019.

Selain itu, Tito melihat Benny Wenda juga akan membawa isu kerusuhan Papua ini ke Sidang Umum PBB. Tito mengatakan isu ini akan dimainkan negara lain.

Dia mengatakan Benny Wenda adalah orang yang akan membawa keterlibatan negara lain untuk mengangkat isu kerusuhan di Papua.

"Kemudian tanggal 23, 24 ada Sidang Majelis Umum PBB, September, di situ semua negara bisa sampaikan pandangannya. Tapi tidak ada agenda mengenai Papua. Tapi nanti sengaja bola dilempar ada beberapa unsur eksternal, satu-dua negara didekati untuk supaya angkat isu itu, supaya nendang bikin rusuh di sini," ujarnya.

"Tujuannya itu. Nggak ada yang lain, siapa yang main? Beny Wenda. Titik," tandas Tito.

Buru Benny Wenda

Tito mengatakan kelompok Benny Wenda tidak memikirkan soal masyarakat Papua yang terimbas kerusuhan. Menurutnya tindakan memanfaatkan situasi ini tidak bisa dibenarkan. Polri akan mengejar Benny Wenda dan kelompok yang membuat kerusuhan di Papua.

"Kasihan itu korban masyarakat, nanti Tuhan yang membalas, ingat pembakaran ada korban, meninggal, itu akan dipertanggungjawabkan di hadapan Tuhan," sebut Tito.

"ULMWP (United Liberation Movement for West Papua atau Gerakan Persatuan Pembebasan untuk Papua Barat), KNPB (Komite Nasional Papua Barat) tanggung jawab atas insiden ini. Dan akan saya kejar mereka, mereka juga yang buat produksi hoax-hoax itu," tambahnya.

(Source: detik.com)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...
loading...

Komentar Anda:

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *