PADANG

SUMBAR

Iklan 728x90px

64 Persen Masyarakat Optimistis Kerja Kabinet, Prabowo Tertinggi

          64 Persen Masyarakat Optimistis Kerja Kabinet, Prabowo Tertinggi
Foto: Prabowo Subianto. 64 Persen Masyarakat Optimistis Kerja Kabinet, Prabowo Tertinggi.
64 Persen Masyarakat Optimistis Kerja Kabinet, Prabowo Tertinggi
BENTENGSUMBAR. COM - Sebuah survei menyatakan bahwa 64% masyarakat berpandangan positif terhadap kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi). Survei yang dilakukan oleh Indonesia Political Opinion (IPO) itu juga memuat persentase kepercayaan publik terhadap para menteri.

Direktur Indonesia Political Opinion, Dedi Kurnia Syah Putra juga menyebutkan, sebanyak 23% publik tak yakin Indonesia bakal maju dengan kabinet yang ada. Kemudian masyarakat 9% menyatakan ragu-ragu.

"Empat skema yang menandakan bahwa publik lebih percaya bahwa Indonesia dengan komposisi kabinet sekarang, optimis itu ada sekira 64%. Angka itu menurut saya itu sangat tinggi," kata Dedi dalam sebuah acara diskusi di Jakarta, Sabtu, 23 November 2019.

Dari survei itu, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mendapat persentase positif paling tinggi, yakni 24,3%. Kemudian Menteri Keuangan Sri Mulyani sebesar 19,3%, dan Menteri BUMN Eric Tohir sebesar 11,2%.

Kemudian disusul oleh Wishnutama 10,9%, karena dianggap pas sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Sementara Menko Polhukam Mahfud MD sebesar 9,3%, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi 7,4%, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono 7,8%, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim 4,0%.

Selanjutnya, Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Bambang Brodjonegoro dipilih 3,0%. Menteri Agama Fachrul Razi sebesar 1,5%, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dipilih oleh 1,0%.

Sementara itu, Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo sebesar 0,7%, dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang hanya mendapatkan 0,6% kepercayaan responden. "Survei itu dilakukan dengan menggunakan metode purpose sampling, margin of error 4,5 persen dan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen," kata Dedi.

Dedi menambahkan, survei ini dimulai pada 30 Oktober hingga 2 November 2019 dengan melibatkan 800 responden yang tersebar di 27 provinsi di Indonesia. "Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara jaringan kuesioner dan berbasis teknologi informasi modern," jelasnya.

(Source: gatra.com)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...
loading...

Komentar Anda:

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *