Headline

Opini

Parlemen

Sports

Anggap Lebih Bahaya dari Varian Inggris dan Brasil, Iran Berikan Larangan Masuk Bagi Warga India

          Anggap Lebih Bahaya dari Varian Inggris dan Brasil, Iran Berikan Larangan Masuk Bagi Warga India
Presiden Iran, Hassan Rouhani melarang India masuk. Anggap Lebih Bahaya dari Varian Inggris dan Brasil, Iran Berikan Larangan Masuk Bagi Warga India.

Anggap Lebih Bahaya dari Varian Inggris dan Brasil, Iran Berikan Larangan Masuk Bagi Warga India
BENTENGSUMBAR.COM -  Iran melarang India masuk ke negaranya mengingat kasus Covid-19 yang melonjak di Negeri Taj Mahal itu.


Larangan tersebut dimaksudkan oleh Iran untuk mencegah tertularanya warga di negara Islam itu dengan Covid-19.


Akhir-akhir ini, kasus Covid-19 di India sedang meningkat pesat.


Bahkan, dari ratusan warga India yang masuk ke Indonesia, 12 orang diantaranya dinyatakan positif Covid-19.


Di India, dengan melonjaknya kasus Covid-19, permintaan untuk menyewa pesawat jet pribadi juga semakin pesat.


Dilansir Pikiran-Rakyat.com dari Reuters, meskipun Iran melarang warga India untuk masuk, belum ada informasi terkait kasus posif Covid-19 yang disebabkan dari negara yang terletak di Asia Selatan itu.


"Covid-19 India adalah ancaman baru yang kami hadapi. Virus India lebih berbahaya daripada varian Inggris dan Brasil," kata Presiden Iran, Hassan Rouhani.


Hassan Rouhani menegaskan untuk menjaga daerah perbatasan agar tidak dapat diakses oleh warga dari India.


"Semua provinsi timur harus memastikan orang yang terinfeksi virus tidak melintasi perbatasan ke negara itu," ujar Hassan Rouhani.


Provinsi timur Iran berbatasan dengan Pakistan dan Afghanistan yang merupakan dua negara dekat dengan India.


Selain melewati kedua negara tersebut, pelancong dari India bisa menuju ke Iran melalui teluk.


Organisasi penerbangan sipil Iran mengumumkan di media lokal bahwa semua penerbangan ke dan dari India dan Pakistan akan dihentikan mulai Minggu tengah malam waktu setempat.


Dilaporkan oleh media Iran, Menteri Kesehatan, Saeed Namaki telah meminta menteri dalam negeri untuk menghentikan transportasi langsung dan tidak langsung para pelancong dari India.


(*)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...