Opini

Parlemen

Sports

Abu Janda Tegaskan Dirinya Bukan Antek Zionis, tapi Benci Pemutarbalikan Fakta Terkait Kejahatan Israel

          Abu Janda Tegaskan Dirinya Bukan Antek Zionis, tapi Benci Pemutarbalikan Fakta Terkait Kejahatan Israel
Abu Janda Tegaskan Dirinya Bukan Antek Zionis, tapi Benci Pemutarbalikan Fakta Terkait Kejahatan Israel.

Abu Janda Tegaskan Dirinya Bukan Antek Zionis, tapi Benci Pemutarbalikan Fakta Terkait Kejahatan Israel
BENTENGSUMBAR.COM - Nama aktivis Permadi Arya alias Abu Janda dalam beberapa hari ini tengah menjadi sorotan publik.


Pasalnya, ia menjadi cukup viral seusai video berdurasi kurang lebih satu menitnya beredar luas di media sosial.


Berdasarkan penelusuran terkini.id, netizen Twitter cukup ramai membagikan video Abu Janda.


Salah satunya bahkan dibagikan langsung oleh DPP KNPI dengan akun KNPIMediacentre, sebagaimana dilihat terkini.id pada Sabtu, 15 Mei 2021.


“Rakyat Indonesia di himbau untuk dilarang melakukan mudik, tapi kenapa ini Abu Janda (Heddy Setya Permadi) bisa datang ke ISRAEL???” tanyanya dalam keterangan video.


“Apakah ini manusia sedang melakukan perjalanan dinas atau perjalanan bisnis ??? @jokowi @CCICPolri @PolriBareskrim @DivHumas_Polri,” pungkasnya.


Tak diketahui apakah benar saat ini Abu Janda tengah berada di Israel seperti yang disebutkan akun tersebut.


Namun, dalam video unggahannya itu, Abu Janda menegaskan bahwa dirinya bukanlah antek zionis, tetapi jujur mengaku benci dengan pemelintiran serta pemutarbalikan fakta terkait kejahatan Israel.


“Banyak yang menuduh saya antek Zionis karena fakta-fakta lapangan yang saya beberkan,” bukanya, seperti dikutip terkini.id pada Sabtu, 15 Mei 2021.


“Ini harus saya klarifikasi. Saya tidak mendukung penjajahan dalam bentuk apa pun, tapi saya juga tidak setuju dengan pelintiran dan pemutarbalikan fakta!” lanjutnya tegas.


Hal itu ia sampaikan lantaran menurutnya, kebanyakan kaum Muslim membela Hamas dan menuding Israel melakukan kejahatan kemanusiaan.


Ia lalu memberi beberapa contoh kasus di mana menurutnya, fakta sebenarnya tertutupi dengan pelintiran.


“Di mana saat media sosial memviralkan polisi Israel masuk ke Masjid Al-Aqsa dan menyerang jemaah yang sedang beribadah, itu salah,” tuturnya.


Menurutnya, faktanya adalah polisi masuk ke masjid karena perusuh sengaja lari ke sana dan melempari aparat dari dalam.


“Begitu juga saat mereka memviralkan Israel menyerang Gaza. Fakta sebenarnya itu adalah serangan balasan, akibat Hamas yang duluan menembakan rudal ke Israel.”


Di akhir video, Abu Janda tampak mengutip salah satu ayat Al-Qur’an, yakni QS. Al-Ma’idah: 8.


“Dan janganlah kebencianmu terhadap suatu kaum mendorong kamu untuk berlaku tidak adil,” pungkasnya.


Source: terkini.id

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...